tugas Ahmed Al Syarah atau Muhammed Al jolang pemimpin kelompok oposisi Suriah dari Hayat Tahir alsyam alias ATS belum selesai hanya dengan melengserkan rezim Basyar al-asyad Asyad anak dari Hafiz alasyad yang telah membangun dinasi politik di Suria sejak 1970 maka bisa diperkirakan perubahan di Suria pastilah tidak akan mudah dilakukan meski Asya telah Lengser hal itu tak terlepas dari masih banyaknya masalah internal lainnya yang belum selesai mulai dari kelompok oposisi yang masih belum bersatu utuh dan warga surya yang mengalami trauma dengan rezim Asya alih-alih menyongsong masa depan di era baru Surya justru memerlukan tambahan usaha untuk mencapai
negara yang damai dengan jujur dan inklusif seperti dengan harapan ALS pertanyaannya Apakah Surya sudah siap dengan era yang baru 8 Desember 2024 menjadi hari bersejarah bagi Suriah ketika pemimpin HTS Ahmed alsara alias Mohammed aljolani mendeklarasikan kemenangan atas rezim Asyad di masjid umayat kemenangan itu diperoleh setelah HTS berhasil menguasai kota-kota penting di Suria mulai dari aleppo hingga damaskus 12 hari yanga mampu membayarkan perjuangan mereka selama puluhan tahun lamanya dalam pidato kemenangannya alsyarah menegaskan bahwa Suriah akan meluruhkan unsur Iran dan Rusia dalam pemerintahan baru mendatang alsyarah juga menyatakan bahwa ia tak berminat untuk membawa Suriah dalam babak
baru peperangan menurutnya rakyat Suria sudah terlampau lelah dan terluka خوف كان وج النظام الظام اليوم زال الحمد للهك راحار شاء وراح استقرار طويل تعبت سوريا الحرب فه موهزهدا تدخل الحرو ولادكس مصدر اللق كان فيهاواج ميشاتيريهات حب الله وج النظجازواله هوطوريا كان وجناجديد kemenangan HTS atas rezim Asad bukanlah puncak dari perjuangan kelompok oposisi kemenangan ituru menjadi pintu pembuka pada era baru pembangunan Suriah muk HTS mengkonsolidasikan kekuatan dari seluruh pemangku kepentingan di Suria di tanah Suria hattes masih harus menghadapi segudang tantangan dari berbagai sisi jadi terdapat berbagai kelompok yang menancapkan kekuatan di negara itu untuk mencapai tujuan
masing-masing secara sederhananya Surya terbagi antara kelompok oposisi yang menentang rezim Asyad dan kelompok yang mendukung Asyad kelompok oposisi itu terdiri atas berbagai faksi namun yang paling terkenal adalah HTS syrian National Army alias sna dan sdf atau syrian Defense HTS merupakan kelompok yang mulanya berawal dari pecahan alqeda namun memisahkan diri dan memutus hubungan pada tahun 2016 Syria National Army adalah kelompok yang didukung oleh pasukan Turki dengan tujuan menangkal berdirinya negara Kurdi HTS dan sna sama-sama didukung oleh Turki y meski tujuan keduanya tidak sepenuhnya Selaras HTS ingin menjatuhkan rezim asyat sementara sna menghalau upaya milisi Kurdi membangun
negara sendiri untuk melindungi keamanan nasional sementara sdf kelompok ini terdiri atas milisi Kurdi yang didukung oleh Amerika Serikat dan sejumlah Negara teluk untuk memerangi niis Ales Negara Islam di Irak dan Suriah Nah karena sejumlah milisi Kurdi di sdf juga berambisi mendirikan Negara Kurdi maka kelompok ini sering berseberangan dengan HTS dan sna yang didukung turkiy bahkan setelah alsyara mendeklarasikan kemenangan pun HTS masih terlibat kontra dengan milisi Kurdi optimisme ALS a menyatukan kekuatan di Suriah pun terkikis usai HTS terlibat kontak senjata dengan kelompok oposisi Kurdi di Suriah bagian utara sor melaporkan 281 milisi HTS dan Kurdi tewas
dalam pertempuran itu meski demikian masih ada harapan HTS dan sdf melakukan rekonsiliasi karena keduanya memiliki kepentingan yang saling beririsan yaitu membasmi Nies selain kontra dengan milisi Kurdi HTS juga harus berhadapan dengan kelompok pendukung asyat kelompak pendukung Asyad ini merupakan para pembuat dan pengeder narkoba jenis captagon di bawah rezim Asyad mereka bebas untuk melancarkan aksinya hingga membuat Suria menjadi salah satu negara pengekspor captagen terbesar nah karena Asya tumbang jelas bisnis mereka ikut terancam itulah mengapa salah satu kelompok oposisi mirip HTS yang juga didukung turkiie yakni failak alsyam tempo hari terlibat kontra dengan kelompok pendukung asyat setelah
HTS mendeklarasikan kemenangan imbas ya Empat pasuk Fa alsam tewas dalam kontak senjata di latakia dan tartus itu tak hanya problematika di internal Suria HTS juga berpotensi menerima serangan dari luar Apa maksudnya Nah kalau tantangan dari luar datang dari niis alias ISIS Israel dan Amerika Serikat Nies merupakan ancaman nyata bagi dunia dan Suriah mengingat kelompok beraliran radikal ini gerap melancarkan berbagai serangan mematikan maka tak heran jika Nies dicap sebagai kelompok teroris oleh berbagai negara niisolah menjadi sel kanker ganas yang berpotensi menjegal mimpi HTS membaat Suria menjadi negara damai selain niis Suria juga berurusan dengan Israel yang
telah mencaplok sebagian wilayah dataran tinggi golan pada perang di masa lalu kehadiran Israel di zona demilitarisasi dataran tinggi golan membuat Surya was-was khawatir tel Afif akan memanfaatkan situasi Suriah yang belum stabil dengan mencaplok lebih banyak wilayah perbatasan Suriah dan Israel meski demikian Israel mengeklaim pengerahan pasukan diataran tinggi golan hanya akan berlangsung sementara selain Nies dan Israel htes juga memiliki Tantangan untuk memastikan kepada dunia terutama Amerika Serikat bahwa kelompok mereka sudah bersih dari unsur al-qeda Pak pasalnya Amerika Serikat mengecap al-qaeda sebagai kelompok teroris walau HTS telah memutuskan hubungan dengan al-qaeda sejak tahun 2016 namun kecurigaan Amerika
Serikat masih belum sepenuhnya hilang meski demikian Amerika Serikat tetap menunjukkan dukungan terhadap transisi pemerintahan Suriah bahkan pada minggu 15 Desember 2024 menteri luar negeri Amerika Serikat Anthony blinen telah menggalang dukungan dunia untuk menjaga kestabilan transisi pemerintah Suriah dukungan atas transisi pemerintah Suriah itu itu didukung oleh 12 negara Liga Arab turkie dan Uni Eropa di internal HTS harus berhadapan dengan milisi Kurdi dan pendukung asyat sementara dari luar hes menerima tantangan dari Israel keraguan Amerika seringkat dan nees namun bagaimana dengan warga Suriah sendiri rakyat Surya nampaknya masih menjaga optimisme mereka terhadap persatuan Suriah di seluruh masjid Suriah
para tokoh agama terus menyerukan persatuan dan meminta agar rakyat menyerahkan senjata sebagai tanda negara memasuki masa damai seorang Imam Suni di latakia Khalid Kamal pun menyatakan bahwa warga Suriah siap menyambut presiden baru dari kelompok manapun entah sosok itu berasal dari kelompok Suni Syiah maupun Kristen yang penting Presiden Suriah selanjutnya harus dipilih melalui pemilu yang jujur dan inklusif di ibu kota damaskus pun situasi mulai kembali tenang bahkan anak-anak juga sudah mulai kembali bersekolah meski jumlahnya masih di bawah 30% namun diharapkan tingkat kembalinya anak ke sekolah akan meningkat secara bertahap Seiring berjalannya waktu Surya masih menghadapi segudang
tantangan meski rezim Asya telah ditumbangkan kelompok oposisi namun masalah dari dalam maupun luar masih menjadi PR besar negara ini lantas Mampukah HTS mengkonsolidasikan kekuatan dan menyatukan seluruh Suriah menuju perdamaian simak terus perkembangannya hanya di kanal YouTube kompas.com