saudara DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan resmi memecat Joko Widodo Gibran Raka bumi ra bobin Ketua DPP bidang kehormatan PDIP Komarudin watubun membacakan surat pemecatan Jokowi Gibran dan bobi yang ditandatangani ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan Sekjen hasto Kristianto Komarudin mengaku diperintahkan langsung oleh Megawati untuk membacakan surat itu surat yang ditandatangani 4 Desember 2024 tertulis Jokowi Gibran dan bobi dilarang melakukan kegiatan dan menduduki jabatan Apun yang mengatasnamakan pdipemberi sanksi organisasi berupa pcatat kepada Joko Widodo dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia perguang terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini maka DPP perjuangan tidak ada hubungan dan tidak
bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dilakukan oleh saudara Joko Widodo menetapkan satu memberi sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Gibran Raka bumi Raka dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Muhammad Bob dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPP PDI Perjuangan akan mempertanggungjawabkan Surat keputusan ini Pada kongres yang akan datang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember [Musik] 2024 dalam bagian pertimbangan surat keputusan DPP PDIP nomor 1649 tahun 2024 tentang pemecatan Joko Widodo dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tertulis Joko Widodo melanggar adart partai tahun 2019 serta kode etik dan disiplin partai
dengan melawan keputusan partai terkait dukungan capres cawapres pasangan Ganjar Mahfud yang diusung PDIP pada pemilu 2024 dan mendukung capres cawapres dari Koalisi Indonesia maju serta menyalahgunakan kekuasaan untuk mengintervensi Mahkamah Konstitusi dikategorikan sebagai pelanggaran berat sementara pemecatan Gibran arkan surat keputusan DPP PDIP nomor 1650 tahun 2024 yang pertimbangannya berisi Gibran rakabming Raka melanggar adart partai tahun 2019 serta kode etik dan disiplin partai dengan melawan keputusan partai terkait dukungan capres cawapres pasangan Ganjar Mahfud yang diusung PDIP pada pemilu 2024 dengan mencalonkan diri hasil intervensi kekuasaan terhadap mahkamah k usi dikategorikan sebagai pelanggaran berat sebelumnya saat ditemui wartawan
di Solo Jawa Tengah 3 Desember lalu Presiden ket7 Joko Widodo memilih diam dan tak menjawab ketika ditanya Apakah masih menjadi kader PDI Perjuangan atau tidak namun Jokowi bilang masih memegang KTA atau kartu tanda anggota PDIP kalau statusnya Pak Jokowi masih sadarai atakak knya masih disimpan Kai masih disimpan Bagaimana membaca pengumuman pemecatan Joko Widodo Gibran rak buumi Raka dan bobiastion dari status kader PDIP bagaim Pa arahtik Jokowi depan kitaah bers p at petanganyait pencalonan diilesak Jokowi ada tambahan soal menyalahgunakan kekuasaan ini sudah cukup lama kok baru sekarangitu pematnya ya untuk bicara sangat lama didiskusikan dan sudah
cukup lama kami memberikan keterangan demi keterangan yang menyatakan bahwa Pak Jokowi dan keluarga bukan merupa bukan lagi merupakan bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan Saya rasa bisa dilihat itu rekam jejak pernyataan kami mulai dari pasc Pilpres sebelum Pilkada itu sudah kami sampaikan berulang kali Kenapa karena memang kalau mengukur kader keanggotaan seseorang memang susah kalau hanya bicara hitam di atas putih soal KTA tapi soal prinsip-prinsip yang diperjuangkan praktik politik yang dilakukan langkah-langkah politiknya melawan rekomendasi partai atau tidak Itu sudah bisa menggambarkan cerminan seseorang adalah kader partai atau bukan nah Pak Jokowi dan keluarga di dalam hemat
kami itu sudah lama bukan lagi mencerminkan bagian dari keluarga besar PD perjuangan nah banyak pihak yang kemudian menanyakan lalu Mas Gibran dan Mas Bobi Bagaimana kalau beliau berdua pasca pendaftaran beliau sebagai calon wakil presiden dan calon gubernur di Sumatera Utara maka otomatis pada saat itu juga keanggotaannya otomatis dibatalkan nah maso tapi kan juga setiap ditanya selama masa Pilpres itu selalu abu-abu sampai sekarang akhirnya surat pemecatannya baru ditandatangani 4 Desember kenapa tapi baru bulan ini apa momentumnya ya Karena saya rasa itu kan hanya soal hitam di atas putih tetapi kalau bicara tentang sikap tentang bagaimana seluruh
kader partai menyatakan secara terbuka Bagaimana langkah-langkah politik yang dilakukan Pak Jokowi itu kami anggap mencederai sendi-sendi demokrasi melukai Prinsip perjuangan partai dan Seterusnya saya rasa sikap itu sebenarnya jauh lebih keras jika hanya dibandingkan dengan soal kertas surat-menyurat secara formal nah tapi memang secara administratif kami harus membuat surat ini pasca semua momentum proses tahun politik sudah selesai kami juga sudah membuka kesempatan sebenarnya menunggu Kapan ee pihak-pihak yang seperti Pak Jokowi mau untuk datang ke partai mengemb ikan KTA Tetapi kan ikhtiar itu tidak kunjung dilakukan keteladanan baik itu datang tanpak muka keluar tanpak muka juga tidak kunjung
dilakukan tetapi langkah-langkah politiknya di Pilpres langkah-langkah politiknya di Pilkada termasuk dalam konteks menggerakkan seluruh Ambisi kekuasaan dengan berbagai instrumen itu dilakukan terus-menerus yang itu berseberangan dengan prinsip dan sikap partai maka dengan harus kami lakukan suatu langkah yaitu sanksi pemecatan Saya rasa itu adalah akumulasi dari proses tahun politik kemarin itu m akumulasi Nah kalau Mas Burhan membacanya sebenarnya kenapa baru sekarang apakah ada kaitannya dengan Pak Jokowi yang sudah tidak lagi jadi presiden makanya pemecatannya baru sekarang ya Eh pertama memang kita harus membedakan antara pendekatan legalistik formalistik yang ditempuh oleh perjuangan dengan pendekatan yang bersifat sosiologis dari
sisi sosiologis elektoral sebenarnya sudah terjadi pemecatan tanda kutip ya jauh-jauh hari sebelum secara resmi diumumkan hari ini Nah tetapi secara legal memang baru diumumkan sekarang Nah pertanyaan sind itu berkaitan dari pendekatan legalistik tadi Ya tentu saja pendekatan legalistik ini tidak bisa dipisahkan dari strategi elektoral juga sebab kalau misalnya diumumkan pemecatan secara formal pada saat momentum elektoral itu punya efek yang kurang positif juga buat Pili perjuangan Karena bagaimanapun Pak Jokowi masih punya pendukung sementara pendukung Pak Jokowi sebagian overlap dengan pendukung PD perjuangan jadi saya sendiri bisa memahami kenapa pendekatan legalistiknya baru diambil sekarang Eh sementara jauh-jauh
hari di perjuangan sudah ta kutip ya pisah ranjang dengan Pak Jokowi tetapi secara formal akad percerayaannya ya baru diputuskan hari ini artinya memang menunggu rangkaian Pilkada selesai Mas Burhan i lagi-lagi wajar ya Ee Apalagi kita tahu wajar dalam pengertian begini si ee bagaimanapun partai kan ingin mendapatkan dukungan banyak dari pemilih eh dan pemilih itu bisa datang dari banyak eh dari banyak Eh kantong kan termasuk dari kantong pendukung Pak Jokowi sekalipun tetapi dalam pilkada kemarin kan terlihat eh perbedaan rute atau Pisah Ranjang antara PD perjuangan dengan Pak Jokowi makin dalam di beberapa tempat di kantong PD
perjuangan Pak Jokowi ee langsung kampanye buat calon yang berbeda dengan calon resmi yang diusung oleh PD perjuangan bahkan misalnya di Sragen di Boyolali di Solo itu calon-calon yang diusung PD perjuangan eh dilawan oleh calon yang mendapatkan dukungan full Force dari Pak Jokowi dan kebetulan memang menang ya calon yang diusung oleh Pak Jokowi di Solo resati menang di Boyolali juga demikian Sragen juga demikian jadi makin kentara perbedaan jalan itu Oke akumulasi juga ya Mas Burhan Saya mau balik lag ke maso maso tapi kalau surat pemecatan ini sudah disampaikan secara langsung ke Pak Jokowi Mas Gibran dan
Mas Bobi ya Saya rasa dengan hari ini diumumkan itu kan sudah menjadi suatu e berita yang pasti juga akan diketahui oleh beliau-beliau tapi secara resmi juga pasti suratnya akan kami kirimkan dan saya rasa karena sudah tertanggal 4 Desember sebetulnya itu hanya masalah soal waktu tetapi masalah pengumuman resmi partai Saya rasa hari ini sudah satu sikap yang jelas satu sikap yang clear sehingga apapun yang dilakukan Pak Jokowi yang dilakukan Mas giibran yang dilakukan Mas Bobi Setelah dari tanda tangan surat itu diterbitkan hari ini diumumkan secara resmi maka apapun yang dilakukan beliau-beliau sudah tidak ada sangkut pautnya
lagi dengan PDI perjuangan secara resmi bahkan partai di Rakernas juga sudah meminta maaf kepada rakyat Indonesia jika ada kader-kader yang dianggap kemudian melukai prinsip demokrasi melukai prinsip-prinsip kerakyatan dan itu termasuk ee terhadap Pak Jokowi dan keluarga saya rasa hari ini sudah clear siikapnya sudah jelas secara sosiologis Prof Burhan tadi meminjam istilahnya dan secara legal formal juga sudah jelas saya rasa itu Mbak Sindi Oke Mas Burhan tapi kalau menurut Anda setelah pemecatan ini peta politiknya Pak Jokowi arahnya akan ke mana ya Eh sebenarnya sudah terlihat ya terutama pasca eh eh pengumuman beberapa waktu lalu meskipun legalnya
baru diumumkan beberapa waktu terakhir tetapi Sebelumnya kan sudah ada tanda-tanda eh sikap dari PD perjuangan yang makin jauh dari dari Pak Jokowi ya Eh ada dua opsi Saya kira ya opsi yang pertama Eh Pak Jokowi masuk ke dalam partai yang ada selain B perjuangan tentu saja bisara mashan Oke kami perbaiki lagi komunikasi dengan Mas Burhan Oke kalau gitu saya ke maso dulu kalau maso Bagaimana menanggapi arahnya sinyal-sinyal Pak Jokowi kan tampaknya juga Mulai komunikasi dengan partai-partai lain Adara golk menanggap seperti apa Ya silakan saja saya rasa itu hak ktitusional semuagara untuk berhun berpai berkelompokabai politik
manapun Tetapi kalau bicara kepartaian itu kan tidak bisa kalau sumbernya adalah Ambisi orang perorang itu harus dipandu oleh sebuah cita-cita bersama oleh sebuah aturan main organisasi oleh sebuah keinginan komitmen untuk mematuhi peraturan Nah dari rekam jejak Pak Jokowi sebagai kader partai dpdi perjuangan itu kan berlawanan semua dengan prinsip itu nah Apakah partai-partai politik lain Siap dengan situasi ee gerak politik yang semacam itu apakah keteladanan semacam itu yang layak untuk di ditunjukkan pada anak-anak muda seperti saya dan teman-teman nah silakan saja itu adalah pilihan dari masing-masing saya rasa itu Pak Oke Mas Burhan tadi kita balik
lagi soal arahnya Pak Oke arahnya Pak Jokowi setelah dipecat dari PDIP hung-itungan Pak Jokowi kira-kira akan ke mana dan seberapa berpengaruh di peta politik nasional ke depannya ya Jadi ada dua opsi opsi yang pertama Pak Jokowi masuk ke partai yang sudah ada selain P berjuangan tentu saja Nah bisa Gerindra bisa Golkar tapi ada opsi Yang kedua Pak Jokowi tidak masuk partai politik manaun tetapi bukan berarti pengaruhnya secara politik itu tidak ada Jadi dia ingin Beyond dari urusan partai formal dan statement Pak Jokowi partai perorangan itu sebenarnya tidak menyindir P perjuangan Dia sedang menggambarkan dirinya sendiri
kan Jangan lupa S ketika ditanya eh mengenai sikap P perjuangan terhadap Pak Jokowi Pak Jokowi kan berkali-kali mengatakan partai perorangan dan itu ketemu dengan ee sikap Pak Jokowi selama ini yang cenderung Beyond dari urusan partai politik formal kan wawancara Markus mner terhadap Pak Jokowi kan berkali-kali mengatakan terust terhadap partai rendah dan karenanya dia ingin memanfaatkan popularitas personal eh untuk kepentingan politik secara umum tanpa melalui partai politik secara institusional ini pendekatan yang memang berbeda 120 derajat dengan ibu Akak yang kita tahu mengedepankan pentingnya politik institusi kepartaian ya Jadi ada dua opsi itu nah Mana yang lebih
kuat per hari ini sepertinya yang kedua ya Jadi sepertinya Pak Jokowi tidak ingin masuk dalam partai politik formal yang ada entah itu PD perjuangan atau golgar tetapi pengin mewarnai politik ya karena dia tahu bahwa sentimen terhadap partai masih negatif tetapi eh fungsi kepartaian tanda kutip itu dijalankan oleh Pak Jokowi jadi lagi-lagi ini perkembangan hari ini belum tentu menutup pintu buat Pak Jokowi untuk masuk ke gelanggang politik formalenderungan Pak Jokowi untuk e masuk politik secara informal itu lebih mengemuka ketimbang masuk politik formal dan institusional Oke ada dua opsi tadi pada intinya Mas Buran dan Mas Terima
kasih sudah berbagi di Kompas petang sehat selalu semuanya Makasih Mbak Sindi