Baik Ee kita mulai Bapak dan Ibu Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah ya rabbil alamin pertama-tama puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah subhanahu wa taala berkat karunia dan nikmatnya kita masih diberikan kesempatan kesehatan dan Juga nikmat sehingga pada siang hari ini kita bisa bertemu kembali bapak dan ibu dalam agenda Diklat online sesi ke7 penyelia halal reguler untuk bagian keduaoga kita semua selalu dalam keadaan sehat W dan tanpa kekurangan suatuun takupa salam danw curahkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beserta sahabatnya semoga kita tetap mendapatkan syafaatnya hingga Yaumil
akhir nanti amin amin ya rabbal alamin Baik eh luar biasa sekali ya Bapak dan Ibu pada siang hari ini ya kita ketemu kembali yang mana pada jadwal hari ini memang cukup padat ya Bapak dan Ibu dari jam 0.15 tadi sampai jam 11.00 kemudian kita lanjut lagi di jam ini yang mana pada bagian kedua ini siang hari ini bapak dan ibu kita akan ditemani langsung oleh narasumber kita yang kami hormati Bapak Ali Fauzan LC msos chc CMC asalamualaikumak Waalaikumsalam Warmullah gimana sehat alhamdulillah baik pakan Gimana kabar sehat juga pak sehat alhamdulillah ini cuma hujan deras Alhamdulillah
i ini di ada yang info lagi hujan deres juga ini Pak Baik ee Bapak dan Ibu Bapak Ali fauzzan LC msos chhc cmbc ini adalah analis kebijakan ahli muda bpjph yang mana Pada kesempatan kali ini beliau akan membahas terkait dengan materi melakukan audit internal penerapan sjph baik eh mungkin kita buka acara Kita pada siang hari ini bapak dan ibu dengan bersama-sama melafazkan basmalah Bismillahirrahmanirrahim ya Sebelum kita mulai Bapak dan Ibu boleh diingatkan mungkin ada teman Ada kenalan ada rekan ya yang juga ikut dalam apa Diklat penyelia halal Ewi ini diingatkan untuk segera bergabung karena materi
akan segera kita mulai Bapak dan Ibu ee sebelum kita lanjut ya boleh kita dokumentasi dulu dibuka kameranya Bapak Dan Ibu Kita akan ambil dokumentasi dengan capture dibantu ya oke sudah siap bapak dan ibu baik 1 2 3 oke kita lanjut slide kedua 1 2 3 slide ketiga bapak dan ibu ada empat slide ini belum pada buka ini yang slide ketiga 1 2 3 terakhir Bapak dan Ibu sat du t Oke sudah selesai Bapak dan Ibu boleh ditutup kembali kameranya agar lebih lancar nanti eh kelasnya baik eh Pada kesempatan kali ini ya nanti akan Dibahas terkait
dengan materi melakukan audit internal penerapan sjph yang akan dilangsung yang akan langsung Disampaikan oleh Bapak untuk itu ya Wak dan layar saya persilakan Pak Oke Mas izin suaranya terdengar Mas jelas jelas Pak Oke thank ya Bismillahirrahmanirrahim wasalamualaikum War Waalaikumsalam warahmatullahill Eh Alhamdulillah puji syukur keat Allah Taala pada siang hari ini kita bisa Melanjutkan sesi yang kedua ini memang cukup apa ya perjuangan ya Bapak Ibu sebagai penyelia untuk bisa memberikan dan menerima Materi apa yang sekiranya diperlukan nanti di dunia kerja ataupun di dunia industri kemudian selawat dan salam tidak lupa kita sampaikan dan haturkan kepada Jung
kita bapak ibu Eh ada beberapa hal yang memang ini penting ya walaupun n j apa yang disampaikan eh pastinya ada beberapa hal yang sifatnya redunden Ataupun mungkin terulang bukan berarti kita kekurangan materi tapi memang materinya memang harus kita ulang-ulang kita resapi ya mungkin dari perspektif lain gitu Tapi pada intinya kita memperkuat informasi ee eh wawasan kewajiban sebagai penyelia halal ya terus terang aja sampaikan itu nanti lebih berat lagi ketika kita akan lakukan eh dan kita perbuat ketika di dunia kerja ataupun di dunia industri Oleh karena itu pada siang hari Ini ada materi yang cukup eh
kalau menurut saya sih berat nih Mas pas ya karena ini terkait dengan audit internal ini ee pekerjaan yang sekiranya enggak enggak cukup 1 jam bisa jadi 2 jam 3 jam bahkan bisa 5 jam kemudian yang ke bnya audit internal ini adalah eh halal yang sekiranya nanti akan dilakuk eh dagangan ataupun barang dan jasa yang sekiranya diajukan sebagai objek Sertifikasi Oleh karena itu materi ini sangat penting sekiranya nanti ketika bapak ibu akan menghadapi ee auditor kurang lebih sudah punya pengalaman untuk melakukan audit internal di lingkungan industri yang Bapak Ibu diberikan amanat untuk menjalankannya kemudian eh materi
hari ini ataupun siang ini mengacu pada eh perkaban 23 2023 terkait dengan melakukan audit internal penerapan sistem jaminan produk halau Sekaligus kita juga mengacu pada skkn eh 2021 Tahun 2022 nomor 21 2022 terkait dengan audit internal penerapan scjph Secara garis besarnya terkait dengan apa sih apa yang kita akan B bahas pada siang hari ini ada tiga hal ya Yang pertama adalah merencanakan audit internal kemudian melakukan audit internal yang ketiga adalah menyusun laporan audit internal jadi ada pra saat Pelaksanaan audit kemudian ada pasca pelaksanaan audit semuanya itu nanti kita akan diskusikan pada siang hari ini oleh
karena itu bapak ibu mohon bisa lebih memperhatikan karena memang posisinya sudah hujan kemudian siang hari saya rasa nanti ee posisi untuk ee mungkin tidak fokus Ataupun mungkin penginnya istirahat dan yang lainnya lebih besar Oleh karena itu ee yang kita harus harapkan adalah sebenarnya sebagai penyelia halal apa Sih tanggung jawab utama kita eh yang harus kita emban dan kita laksanakan ketika menerima posisi sebagai penyelia halal ini penting ya karena kalau kita berpikirnya berpikir finansial tapi lupa tentang eh tugas dan fungsinya maka akan e tidak tergambar apa yang seharusnya kita akan lakukan di dunia industri tersebut Oleh
karena itu kalau kita lihat di dalam regulasi setidaknya ada dua hal yang sekirnya menjadi tugas dan Kewajiban atau tanggung jawab dari penyelia halal Yang pertama adalah menerapkan konsistensi pelaku usaha untuk menerapkan scph jadi scph tidak hanya sekedar dokumen tertulis saja yang ditandatangani oleh manajemen dan penyelia tapi penyelia harus menjamin karena di situ ada tanda tangan penyelia sebagai penanggung jawab atas apa yang ditulis di sjph tersebut dokumen yang ditulis dan ditarangi oleh EE penyelia dalam hal ini maka penyeli harus mampu Mempertanggungjawabkan serta menerapkan Apakah dia ee hanya sekedar dan tidak hanya diterapkan apakah masih konsisten terhadap
apa yang ditulis atau justru ada perubahan gitu Ini yang menjadi hal yang berat konsistensi dalam menerapkan jangan sampai nanti setelah sertifikat itu dikeluar terlebih lagi sertifikat itu punya masa berlaku yang cukup panjang berlaku selamanya maka konsistensi dan surveilance dari para Eh penyelia ini Sangat penting ya sangat urgen sehingga penyelia itu punya posisi penting diantara adalah menerapkan sph Nah Bapak Ibu bisa lihat dalam pasal 59 p42 tahun 2024 ya Kemudian yang kedua adalah makukan audit internal penerapan scph minimal 1 tahun sekali Saya rasa ketentuan 1 tahun sekali adalah batas minimum ya atau minimalnya 1 tahun namun
kalau melihat kompleksitas daripada industri Eh kalau memang dibutuhkan oleh penyelia halal ini dimungkinkan sekali Dilakukan audit secara berkala katakanah Sebulan sekali ya Atau 2 bulan sekali sesuai dengan kebutuhan nah bentuknya audit tidak mesti harus audit yang dependen khusus dikhususkan dalam materi halal tapi bisa dicombine diikut sertakan atau di apa digabung dalam pertemuan-pertemuan yang lainnya yang penting secara prinsip pemerintah memberikan kepastian bahwa penyelia melakukan audit minimum adalah 1 tahun sekali Kemudian Bapak Ibu ini hal yang Penting kalau kita lihat apa sih urgensi kita melakukan audit ya audit itu sangat penting seb posisin sangat krusial ya karena
ini merupakan suatu proses yang di mana kita pahami bahwa audit itu dilakukan oleh seluruh organisasi dan lembaga ya tujuannya memastikan bahwa eh lembaga ataupun instansi masih dalam koridor yang benar sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang diminta gitu oleh proses audit Internal itu dilakukan oleh setiap lembaga ya mau usaha besar kecil ya mikro menengah dan yang lainnya secara prinsip melakukan audit Walaupun mungkin ee model dan bentuknya berbeda-beda sesuai dengan ruang lingkup besaran eh produk dan eh mekanisme yang lainnya oleh karena itu pada prinsipnya mau tidak mau kita harus belajar tentang eh kemudian kita tidak berpikir bahwa
AUD itu hanya sekedar sifatnya pengawasan ya Tapi leh daripada itu ini tujuannya adalah meningkatkan Efisiensi dan efektivitas operasional kalau seandainya Bapak Ibu tidak melakukan audit sebagai penyeli halal pasti temuan-temuan itu akan terakumulasi dan menjadi besar kalau sudah menjadi besar maka otomatis kahaisnya akan besar jugahingga eh mau tidak mau kita sebagai penyelih halal harus memberikan audit kepada perusahaan ya sebagai bentuk perbaikan Perbaikan dan sebagai mekanisme untuk memberikan efisiensi dan memberikan ee efektivitas kerja gitu jangan sampai Sudah beli produknya beli bahan bakunya ya order sana sini ternyata kita lupa melakukan audit Oh ternyata ini enggak boleh nah
perusahaan tidak mengerti karena kita sebagai penanggung jawab harusnya fungsi itu kita lakukan nah Oleh karena itu dalam kesempatan hari ini paling tidak kita lebih eh detail sekali tidak lebih rigid lagi untuk Melakukan audit Nah Bapak Ibu kalau kita bicara masalah audit tentunya ada mekanisme yang harus kita rujuk terutama terkait dengan pengertian audit ini sifatnya tnal maka rujukan yang kita Acu adalaho 19 2018 di mana audit itu diartikan sebagai proses sistemnya jadi tidak hanya satu eh tahapan tapi sudah menjadi sistem artinya ada acuan ada norma kemudian ada output ada instrumen kerja dan yang lainnya Kemudian audit
ini adalah sifatnya independen ya kita punya independi punya kebebasan untuk menentukan dan menemukan melanggar atau tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkanudahak Meis yang danpendentun ikan tidak hanya sekedar catatan membuang waktu untuk melakukan audit tapi ini bentuknya adalah sudah terlaporkan terdokumentasikan sehingga bisa menjadi perbaikan baik secara internal ataupun eksternal Nah Bukti-bukti itu tentunya akan dievaluasi ya Eh dan eh dievaluasi secara objektif untuk menetapkan sejauh mana kriteria itu eh audit itu terpenuhi secara regulasi mekanisme seharusnya dan yang lainnya Oleh karena itu audit ini adalah hal yang sifatnya sistemik dan harus kita lakukan dalam dunia industri kalau kita
lihat secara prinsip audit itu ada empat pilar kurang lebih ada di sana ada faktor eh kepatuhan ya Di mana kita patuh pada kebijakan ba kebijakan internal atau kebijakan eksternal dalam hal ini adalah pemerintah atau kita patuh pada sisi prosedur objektif juga artinya objektif tidak kita biar tertentu yang tidak berpihak pada regulasi kemudian kita harus objektif secara prinsip kakitu secara eh apa namanya masukan temuan dan yang lainnya kemudian yang ketiga adalah ada Integritas ada kejujuran Ada kebenaran gitu tidak karena faktor eh apa namanya pesanan dan yang lainnya yang keempat ini berbasis bukti ya Jadi kita tidak
berpikir mengkonstruksikan eh apa namanya prediksi ataupun anggapan atau kir Logi tapi semuanya berbasis bukti apa yang kita sampaikan apa yang kita temukan itu kita jadikan bukti dan kita jadikan temuan untuk rangka perbaikan dan pemenuhan standar yang diminta oleh karena itu Bapak Ibu Semuanya empat objek inilah ataupun EMP prinsip inilah yang dasar bagi sebagai Auditor internal jadi posisi penyelia itu harus berpikir Oh ini regulasinya seperti apa sih kita punya kita punya independensi gitu tidak hanya sekedar mengikuti kemauan owner dalam hal ini atau tab manajemen karena faktor-faktor bisnis akhirnya independensi kita integritas kita dipertaruhkan kita hanya sekedar
menandatangani dokumen-dokumen yang Sekiranya tidak faktual Kemudian Bapak Ibu kalau kita lihat e secara urgensi paling tidak dari e hasil daripada audit ini kita bisa menemukan ya ini kelemahannya di mana gitu baik itu saat e komitmen k Oh ternyata komitmennya kurang Kenapa kurang jumlah penyeliannya satu padahal objek pemeriksaannya banyak Katakanlah cabangnya ada 10 15 30 bahkan ke luar negeri cuma auditornya satu lah ini kan tidak sesuai Oleh karena itu Des Sisi Kebijakan harus kita perbaiki nah atau dari sisi industrinya ataupun operasionalnya nah ini fungsi auditnya ini adalah penting untuk melihat titik lemah daripada industri yang ada
ya semakin banyak tentunya kompleksitasnya tinggi Maka ada hal-hal kritis yang sekiranya kita harus temukan Wah ini kalau terjadi seperti ini terjadi kontaminasi gudangnya tercampur k atau mungkin dari faktor ee pembuangan air limbahnya tidak tepat sehingga ini bisa Berpotensi merusak ee atau terkontaminasi Eh mengkontaminasi pada objek operasional yang kedua dari sisi urgensi itu ada peningkatan kinerja karena kalau kita tidak dievaluasi terjadi mungkin mohon maaf eh secara kinerja ini enggak efektif kalau seandainya ee alur bisnisnya tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan Kemudian dari sisi urgensi pula kita ada unsur kepatuhan ya Jangan sampai justru Mekanisme kerja ataupun
industri bertentangan atau berseberangan dengan regulasi yang terjadi nah Oleh karena itu dengan audit kita bisa melakukan proses eh upaya untuk bisa menselaraskan atau Kom dengan regulasi yang ada di Indonesia atau mungkin di negara tujuan sebagai ekspor eh target ekspor Dar produk yang kita hasilkan kemudian yang keempat Kenapa kita harus lakukan ee audit karena bentuk membangun kepercayaan kepada Konsumen Bagaimana kita bisa menjaga bahwa apa yang sudah terjadi dan kita lakukan semuanya sesuai dengan konsistensi kepatuhan yang ada kita tidak diam saja terkait dengan penyelewengan atau penyalahgunaan eh mekanisme ee operasional dan yang lainnya oleh karena itu posisi
kita adalah menjaga konsumen untuk bisa trust kepada produk yang kita hasilkan kemudian Eh Bapak Ibu empat hal itu adalah eh menjadi daripada audit internal kemudian Siapa yang melakukan audit internal ini ya yang melakukan audit internal adalah mereka yang ditunjuk oleh perusahaan untuk eh memposisikan diri atau diposisikan sebagai Auditor internal atau bahasa sekarang adalah penyelia halal nah penyelia halal bisa jadi bagian daripada satu tim manajemen yang khusus ditunjuk oleh perusahaan jadi semakin besar perusahaannya ataupun Industrinya biasanya mereka tidak hanya terdiri dari penyelia halal saja tapi ada mereka beberapa tim yang ditunjuk oleh perusahaan untuk bisa mengcover
kebutuhan eh bisnis eh halalnya itu sendiri oleh karena bisa jadi di tim manajemen ada eh tim penyelianya ada penanggung jawab untuk produksi di bidang halal dan yang lainnya jadi Bapak Ibu tidak bekerja sendiri tapi ada tim yang dibentuk oleh perusahan untuk mengcover kebutuhan eh industri halal Itu sendiri kemudian tentunya tim- tersebut adalah mereka yang sudah diberikan pembekalan diberikan pelatihan ya dan mengetahui tentang ee mekanisme dan regulasi yang diperlukan dalam melakukan industri itu sendiri kemudian audit ini Tentunya ada beberapa instrumen yang dibutuhkan oleh auditor di antaranya adalah periksa eh audit Ya nanti ketika teman-teman belajar eh
lebih lanjut terkait dengan Pelaksanaan audit nanti akan kita bahas kemudian audit ini tidak mesti harus kita independen artinya ter pisah khusus tapi bisa juga dilakukan audit secara silang ya atau Cross audit bisa jadi antar divisi kita lakukan audit bersama gitu jadi biar satu kali karena memang terusang di dunia industri itu audit tidak hanya sekedar halal bisa jadi audit tentang higienitas terkait dengan macam-macam Gitu tentang produktivitas dan yang lainnya maka perlu ada auditleh karena itu ini bisa dilakan audit bersama-sama dengan audit lain selanjutnya kalau bapak ibu melihat ya Secara kurang lebih ada tiga hal yang akan
kita bahas pada siang hari ini adalah tiga poin yang pertama adalah merencanakan yang kedua melaksanakan yang ketiga adalah melaporkan ya Jadi kita berfikirnya tiga tahap ya yang satu kita rencanakan karena kalau dalam Pribahasa itu ketika kita merencanakan berarti kita sudah merencanakan kegagalan gitu ya Kalau seandainya tidak ada perencanaan ya percuma Kita hanya sekedar lihat-lihat saja enggak ngerti apa yang akan ditanyakan enggak ngerti pula Apa yang hendak dilakukan dan enggak ngerti juga kepada siapa kita harus bicara gitu loh tapi dengan adanya perencanaan kita bisa mengkonstruksi ee aktivitas audit Nantinya di ee industri Oleh karena itu kita
akan bahas e satu Persatu ya pertama terkait dengan merencanakan nah terkait dengan perencanaan ini paling tidak kita ada ada lima hal ya yang harus kita posisikan pertama kita tahu dulu terkait dengan e tujuannya ini tujuannya apa sih tujuan audit bukan hanya sekedar ya biar kelihatan saya sebagai penyelia ada ada kerjaan Pak Oh Enggak gitu juga tujuannya supaya melaksanakan perintah atasan Pak Oh enggak juga gitu Gitu kita punya tujuan ya tujuan kita punya independensi melihat ya mendeteksi potensi-potensi adanya pelanggaran atau ketidaksesuaian eh proses produk halalnya kita punya tujuan kalau sudah punya tujuan Kalau Anda tujuannya seperti
itu kita harus bidik sasarannya apa gitu loh jangan main kayak rembo aja semua ditembak aja enggak kelihatan mana sasarannya Semua ditanya ya nanya masalahing at operasional ataupun bagian pabrik gitu ya mereka gak tahu Itu berarti sasaran Harusnya kalau memang terkait bahan baku pembelian harus bagiannya ada bagian per itu kita harus tahu siapa saja yang akan terlibat gitu sdmnya Apa yang harus kita tanyakan auditnya inikangititatakudit unuk produksi Ya sudah kitauditus Disi atau audit dari sisi pembelian atau dari sisi warehousing ataupun pergudangan Nah itu semuanya harus kita eh catat sasarannya Supaya nanti ketika kita audit semua yang
terlibat bisa membantu proses audit kita yang ketiga teman-teman eh penyelia bahwa kita harus paham dulu tentang ruang lingkupnya ya jangan sampai kita ruang lingkupnya semuanya maunya ya kan ya k kita lakukan audit semuanya tapi secara waktu secara tempat secara kesempatan ya itu enggak memungkinkan ya itu Percuma saja ya akhirnya produksi enggak akan berjalan Padahal kalau kita bikin segmentasi kita bisa mitigasi e Minimalisir personil-personilnya supaya industri tetap berjalan proses audit bisa terlaksana dengan baik nah yang keempat ini sumber daya ya ketika kita sudah tahu tujuan tahu sasaran tahu ruang lingkup kita harus tahu saya audit hari
ini adalah audit terkait dengan ee bahan baku pembeliannya ee keluar masuk barang dan yang lainnya lah itu kita harus catat Siapa yang EE terlibat dalam proses audit ini kita harus tahu gitu Jangan sampai kita lakukan audit Orangnya sudah tidak ada atau lagi ganti shift Katakanlah atau orangnya lagi ditugaskan oleh pimpinan ke tempat lain nah ini enggak efektif juga oleh karena itu SDM yang terlibat ketika kita lakukan audit harus dipastikan clear Ya sudah tersiapkan dan terinformasikan supaya proses audit itu bisa berjalan dengan baik kemudian ada jadwal audit nah jadwal audit itu juga perlu kita siapkan supaya
perencanaannya itu matang gitu bisa jadi karena faktornya sdmnya Atau personilnya sedang melakukan proses kita bisaedu misalnya harusnya jam berapa pasnyaaka at diatur sesuai dengan ee kesempatan dan yang sekiranya semua pihak bisa mendukung proses audit yang kita lakukan kemudian setelah kita tahu tentang ee beberapa hal tadi ya Ada lima hal tadi kita mulai satu persatu kita eh bedah ya pertama terkait audit tujuannya apa sih Anda datang ke sini ngapain Pak Oh saya mau kenalan Pak ya bukan begitu tapi anda posisinya adalah melakukan proses audit tujuannya paling tidak ada tiga hal pertama menilai kesesuaian Bapak Ibu sebagai
penandatangan sebagai penyelia yang bertanggung jawab terkait dengan sjph yang dituliskan maka Bapak Ibu harus bertanggung jawab konsistensi kesesuaian Apa yang Bapak Ibu tandatangani dan tulis oleh karena itu bapak ibu untuk Membuktikan apa yang dipertanggungjawabkan Bapak Ibu harus melakukan proses audit terkait dengan kesesuaian kira-kira pas masih enggak sih on the track G usahanya atau jangan-jangan ada bahan baku yang Bapak Ibu tidak berikanoval sehingga m ganti aja itu bagian pabrik ya kan ole k itu bapak ibu harus melakukan tujuan auditnya diantara menilai kesesuaian yang kedua adalah tujuannya adalahapak Ibu hadir untukudit mengidenikasi ya si diperbaiki gitu Oh
ini Kelihatannya sudah enggak ini Pak enggak worthed lah artinya sudah enggak efektif gitu kita lakukan ya ibu bisa mengidentifikasi atau bisa jadi ada kesalahan-kesalahan prosedur yang Bapak Ibu yang ketiga tujuan Bapak Ibu hadir untuk melakukan audit adalah untuk memberikan laporan ya pertanggungjawaban tugas Bapak Ibu Sebagai eh penyelih halal baik itu secara manajemen kepada manajemen kepada konsumen kepada regulator ya P masyarakat bahwa proses e konsistensi yang bapak ibu lakukan sudah dilakukan dengan baik ya kemudian terkait dengan ruang lingkupnya secara prinsip ruang lingkup ini tidak jauh berbeda dan tidak keluar daripada sjph yang Bapak Ibu tulis dan
Tani dalam dokumen eh sertifikasi halal tentunya ada Li Bapak Ibu tahu Kriterianya adalah terkait dengan komitmen dan tanggung jawab ada bahan baku ya bahan kemudian proses yang ketiga adalah produknya dan yang kelima adalah Pemantauan dan evaluasi jadi ruang lingkupnya jelas ya enggak keluar daripada itu ibu gak perluudit terkait dengan keuanganoh ini keuangannya gimana Kok engak Pak perb Syariah lah itu bukan domain Bapak Ibu Bapak Ibu adal mengudit ruang lingkupnya adalah lima hal ini dari sisi kriteria jaminan produk Halam kemudian terkait dengan SDM ya ini harus dipahami juga Kenapa Bapak Ibu memanggil saya bu saya kan
bagian operasional Bu bagian pabrik itu bapak ibu memanggil saya nanya tentang Kenapa kamu beli bahan ini dari perusahaan Itu kenapa pakai saya bukan urusan itu Bu gitu Oleh karena itu harus dipastikan tujuan Bapak Ibu memanggil personal tersebut tujuannya untuk apa gitu kalau mengki terkait dengan proses ya Ibu silakan datang ke bagian eh operasional Atau bagian pabri itu produksi tapi kalau hal-hal teknis administrasi pressing dan yangin bukan orang pabrik mereka gak tahu gitu Oleh karena itu dipahami tujuan jadi sumber day itu sesuai dengan tujuannya kalau Bapak Ibu mau ke Semarang tanya orang yang tahu daerah Semarang
tapi jangan tanyakan orang-orang yang di luar Semarang orang luar Jawa dia enggak ngerti secara langsung nah kemudian ruang lingkup supaya scopnya itu ee jelas clear gitu Kemudian informasi jadi Tidak semua orang ditanyakan tapi Sebagai pemegang informasi yang valid diterima oh katanya sih Bu katanya tu orang gudang sih begini Bu oh katanya sih Bu gitu nah itu kata-katanya jadi informasinya tidak valid Oleh karena itu eh SDM yang kita ee libatkan dalam proses audit ini mempunyai informasi dan dapat memberikan informasi yang tepat gitu kemudian Eh SDM yang kita libatkan adalah harus memahami tentang proses audit Ya kemudian
setelah terlibat semuanya Katakanlah itu mereka membuat rencana audit juga dan terakhir adalah melakukan pelaporan Oke kemudian terkait dengan sebelum kita lakukan audit Ya kita harus dia mempersiapkan dokumen kerja jadi datang tidak hanya apa namanya kosongan aja tapi sudah punya identifikasi punya dokumen-dokumen yang Sekiranya akan kita gunakan J instrumen kerjanya sudah siap gitu kebiasaan kita kan dalam sisi manajemen datang begitu aja kan saya mau audit nih Anda bawa dokumen apa gitu Anda mau kerja enggak bawa cangkul ya percuma juga kan Anda engak punya Identifikasi apa yangilakukan ya percuma juga oleh karena itu yang Bapak Ibu harus
siapkan paling tidak ada tiga hal ya pertama terkait dengan rencana audit Ya ada rencananya adaningnya Bu kalau gak Ada ya percuma Bapak ibuitak memberikan output yang signifikan bisa memotret kebutuhan penyelia terkait dengan konsistensi kesesuaian pelaksanaan SCP yang kedua Bapak Ibu harusembuat jad jad ituus kepada eh Audi ataupun eh target audit supaya mereka pahami gitu supaya mereka bisa eh proses aktivitas kerja sesuai dengan jadwal audit jangan sampai ketikaix bapak ibu melakukan audit Nah Itu justru menganggu produktivitas industri itu sendiri yang ketiga ini daftar periksa ya Jadi Bapak Ibu periksa itu sudah tahu gitu targetnya mana gitu
kalau bahasanya eh apa swakarta biasanya Ibu Tahunya sudah Sniper katanya jurusnya J ser karena itu daftar periksa itu sup Bapak Ibu targetnya sudah teridentifikasi dengan jelas ya pakainya kacam Bu lagi ini nih poensinya besar jangan hanya Meraba- tapi dengan daftar periksa ini Bapak Ibu sudah ter sear periks I identifikasi terlebih dahulu maka akan ee terdistrak dengan ee isu-isu atau informasi yang diberikan oleh audity saya lupa tadi mau ngomong apa ya gitu tadi sampai mana pak ya Bapak Berarti enggak punya daftar audit ini daftar periksa Arnya ada terjadi skipping nah tapi ketika daftar periksanya sudah kita
miliki Oke Pak Kita 1 A dulu ya kita diskusikan Bapak kenapa ini nah ini ee Gimana Pak bapakapat dari mana Nah setelah 1 A 1B 1C begitu juga nanti du 2A tapi kalau Bapak Ibu enggak punya daftar periksa nanti loncat loncat ya kan tidak sistematik ya padahal audit itu harus sistematik kan e sudah punya mekanisme sistem yang terbangun gitu jadi Sudah terukur Ya sudah ada proseduralnya namun ketika Bapak Ibu tidak punya daftar periksa maka sudah bisa dipastikan Banyak yang Miss banyak Yang Terlupakan bahkan seharusnya itu yang urgen gitu oleh karena daftar periksa ini menjadi catatan
penting Bapak Ibu untuk bisa melakukan audit Ya kalau belum punya daftar periksa Mendingan jangan audit dah ya percuma I kan yang terlibat dalam industri seharusnya bisa makukan yang lain Justru terepotkan dengan kehadiran Bapak Ibu audit internal Oke kalau kita lihat apa sih formnya Gitu Ini kan penting ya supaya e lebih enaklah bahasanya Bapak Ibu enggak ngawang-awang ataupun enggak terlalu menerawang ee jauh gitu yang pertama kurang Lebi ini ada contoh rencana audit internal bapak itu bisa lihat tanggalnya tanggal berapa sih ya kemudian eh tujuannya apa Oke saya mau mengukur terkait kesesuaian penerapan sjph sesuai dengan persyaratan
tapi sasarannya di bagian Pergudangan gitu gu Ya sudah Ibu catat di situ ya ruang lingkupnya apa keria sph dan bukti penerapan sesuai dengan proses bisis perusahaan ini secara besar ya kalau bapak ibu melakukan kalau S tahun sekali Mungkin ini ya tapi kalau mau secara grad e yang secara bertahap Bapak Ibu lebih spesifik Katakanlah eh audit gudangnya audit proses produksi audit e proses penjualan dalam bentuk produk dan yang lainnya Nah ini bisa bisa dilakukan sesuaian sdph karena scph Itu luas ya Ada Li kriteria tapi Bapak Ibu bisa lakukan secara bertahap ya sesuai dengan kebutuhan eh form
seperti itu karena dari standar itu kita punya titik temu gitu loh jangan enggak punya standar akhirnya bicara selera Pak kalau menurut saya sih begini Pak kok Bapak melakukan begitu lah bak mengikut selera kan Tapi kita harus titik temunya sama antara saya sebagaiudit itor dan Bapak sebagai auditi ya auditi kita temunya Mana Oke standar Pak coba lihat deh pasal sekian sekian sekian sekian gitu usnya sekian sekian sekian seharusnya enggak begitu Pak Nah ketika ada temuan-temuan seperti itu kita harus lihat rujukannya mana yang harus kita ikuti ya kemudian proses metode auditnya ini kita harus lakukan nanti kita
akan bicara terkait dengan pelaksanaan ya nanti ada mekanisme audit kemudian ada dokumennya nah ini semuanya ini sebagai bukti perencanaan kita kita kalau sudah Pegang ini kita bisa jalan ya artinya Minimal kita sudah punya gambaran besar Apa yang hendak kita lakukan ketika kita bertemu dengan Audi ya karena jumlahnya Enggak cuma satu orang maka banyak maka kita harus persiapkan instrumen kerja yang penting saat kita melakukan audit kemudian eh contoh jadwal ini penting ya jadwal ini Bapak Ibu bisa lakukan Ya ini yang penting karena apa kita akan bicara masalah lokusnya di mana sih tempatnya di mana sih bagiannya
apa Ibu bagian Pergudangan audit Oke bagian apa ee produksi oke silakan bagian apa rnd boleh gitu nah lokasi tulis auditornya siapa Katakanlah saya tulis namanya auditinya siapa supaya nanti ketika sudah tertulis oleh kita target sasarannya jelas sdm-nya yang terlipat jelas kapan ini kita lakukan tertulis ya waktu spesifik ya ya Aduh kalau tentatif kayak begitu ya sudah wasalam orang pada bubar semua Bu Enggak ngerjain apa yang kita minta tapi Kalau bapak ibu tahu Waktunya jam 13.30 kat untuk ee bagian ini bagian itu jam Katakanlah jam 16 sekians-sekian nah waktu itu bisa menjadikan acuan bagi auditi dan
auditor untuk terlibat dan komitmen untuk bisa melaksanakan pada waktu yang ditentukan Oke Kemudian Bapak Ibu terkait dengan acuan ataupun pedoman panduan Audi yang yang pertama terkait dengan catatan Ya kita harus lakukan pencatatan yang kedua adalah isi pertanyaannya jadi isi pertanyaannya itu yang logis dong yang terkait jangan sampai pertanyaan yang mohon maaf enggak nyambung sama sekali gitu atau tidak ada punya korelasi dengan apa yang dilakukan oleh Audi karena pertanyaan ini adalah bentuk alat bantu sekaligus petunjuk Bagaimana kita bisa memahami proses yang terjadi gitu kalau seandya pertanyaan kitaak relevan maka bisa dipastikan penyeli gak Paham ini kan
ngabisin wakhisa Mas pertanyaannya kok enggak berbobot banget itu artinya Bapak Ibu ya wasing time aja ngabisin waktu gitu Kemudian Bapak Ibu harus diperiksa juga terkait dengan metodenya Artinya kita lihat apakah kita verifikasi Apakah metode yang dilakukan oleh industri sudah sesuai sudah Cukup proses penerapan tapi kalau ternyata metodenya tidak tepat ya tidak sesuai maka kita lakukan ee temuan koreksi Ya paling tidak ini ada beberapa ee contoh ataupun ada contoh yang bisa kita ajukan ya Saya rasa dengan contoh ini aja sudah cukup sebenarnya Tapi kalau bapak ibu mau eksplorasi silakan aja mau didetailkan saja itu oke gitu
n ini contoh eh eh daftar periksa yang pertama kalau kita lihat di kriteria sjph itu Kan terkait dengan komitmen ya komitmen dan tang ya maka pertanyaannya kita verifikasi saja Apakah kebijakan halal itu ya sudah diterapkan di perusahaan Oh sudah Buktinya apa karena basisnya audit itu harus berbasis pada dividen ya eviden ya maka harus ada buktinya kemudian pertanyaan yang kedua Apakah sudah dilakukan sosialisasi atas kebijakan perusahaan tersebut Bapak Ibu harus yakin jawaban kalau memang belum ya Nyatakan saja itu Sebagai Bahan temuan tapi kalau memang sudah dilaksanakan ibu bapak bisa jawab dengan yaj kan kita perbaikan Ya
bukan kita tutupin a lah gitu karena please ini kan aib buusahaan bukan itu nah contohnya lagi adalah eh apa tuunggas tambahan eh apa apakah penyelia sudah diberikan SK gitu karena terus terang banyak sekali perusahaan-perusahaan itu tidak memberikan SK kepada penyelia jadi Boro-boro dia akan melakukan perbaikan SK penunjukannya saja tidak ada Oleh karena itu daftar audit Ini pertanyaan audit ini bisa membantu penyelia untuk bisa eh memberikan puaskan eh perangkat instrumen Untuk konfirmasi ke pihak-pihak terkait manajemen coba manajemen Apakah sudah memberikan SK kepada para pemilia sudah sih siapa saja ke ibu a nah yang Ibu c b
d Apakah tidak Diberikan SK ternyata enggak gitu Oleh karena itu dengan perbaikan-perbaikan itu kita bisa identifikasi nah ini kurang lebih dari sisi e perencanaan seperti itu ya Bapak Ibu ya Ini penting ya kalau Bapak Ibu tidak baik tidak benar dalam perencanaan maka akan tampak sekali terlihat ketika melakukan pelaksanaan Jadi kalau seandainya perencanya sudah Ee e mohon Maaflah Katakanlah gagal maka pelaksanaannya kurang lebih tidak kurang sama seperti Kegagalan ketika dia melakukan perencanaan Makanya eh ketika perencanaananya bagus maka kita masuk pada itu sendiri nah fase yang kedua ini sifatnya ad pelaksanaan minimal ada beberapa tahapan yang Bapak
Ibu lalui gitu ya Bisa enggak ini dikip gitu atau di ektifkanfisiensikan secara normal Bisa saja tapi en atau tu CL ini paling tidak Bapak Ibu lalui gitu waupun tidak harus Rid Karena sekarang pembukaan ya gitu Pembukaan gak begitu juga tapi Ibu dengan narasi-narasi yang dibangun Bapak Ibu bisa melalui bahwa ternyata di sana nanti ada fase pertama adalah fase opening meeting nah ini penting jangan sampai bapak ibu datang langsung main kerja saja gitu ini gak tahu tujuannya apaak ada unnya enggak ada apa Ucapan ee pembukanya maksud tujuannya gitu Oleh karena itu bapak ibu akan melakukan fase
yang pertama adalah opening meeting nanti akan kita Jelaskan apa sih isinya Dari opening meeting tapi secara prinsip kita pahami terlebih dahulu opening meeting yang kedua adalah pemeriksaan dokumen nah ini biasanya Dokumen itu banyak ya oleh karena harus dipersiapkan e apa yang diperiksa dokumen apa yang yang harus dihadirkan dan tidak dihadirkan jangan sampai nanti semua dokumen dibrukkan saja atau diserahkan begitu saja kepada kita nih pak dokumennya Pak Bapak pilih sendiri maunya haal deh gitu saya enggak mau Tahu penting ini dokumennya Waduh ini kerjaan berat buat auditor Oleh karena itu harus yang ibu lakukan adalah yang kedua
adalah memeriksa yang ketiga memverifikasi informasi nah karena kita dengan dokumen itu pasti ada informasi yang kita tangkap dan kita perlu konfirmasi Oleh karena itu kita verifikasi informasin denganang supaya ketika kita nerima informasi yang bias kita tidak verifikasi akhirnya outputnya tidak Benar yang keempat adalah kita cari temuannya ya jadi tujuan temuan bukan untuk melemahkan eh manajemen ataupun industri tapi justru memastikan bahwa inilah objek ya sasaran perbaikan yang harus kita lakukan tapi kalau tidak ada pertemuan ya percuma ya f-f aja L G Kalau anda fanfan saja berarti Anda tidak melakukan proses kerja sebagai penyelia sudahah kalauangja bak
usahajak ada manatnya BAP tidak yang G dan Mengil bah kita yang kelim ini dengan komunikasi ya komunikasi antara Bapak sebagaiuditori jangan k kayus komunikasi yang benar supaya auditif pun bisa enak bekerja dengan kita memberikan informasi yang benar ya dan nyaman ketika kita konfirmasi yang keenam adalah terkait dengan closing meeting ini penting ya Ada opening ada closing-nya ya stepnya Apa yang harus kita Lakukan yang pertama ketika Bapak Ibu dalam meja audit ya ya tentunya kan posisinya enggak langsung di lapangan ya ataupun di ruang produksi katakan tapi ada meja rapat atau ruang yang sekiranya dimungkinkan kita bisa
diskusi awal gitu Apa yang harus kita lakukan ya yang kita lakukan adalah opening meeting opening meeting-nya pun tidak langsung kita harus tahu apa yang harus kita perlu sampaikan dan apa yang tidak Kita perlu sampaikan jangan sampai omongan kita itu semuanya busa gitu terlalu bumbu-bumbulah apal Ya baik Mohon maaf Bapak dan Ibu Ditunggu sebentar ini pak Fauzan sedang ada kendala dan sedang bergabung kembali ya ditunggu sebentar ya Bapak dan Ibu ini pak fazennya mental Mas sebentar ya Mas ya sayain Ini tadi ternyata l Oh baikbaik Pak saya bantu share screen eh sebentar saya mau Oke siap
pak Sudah masuk ya sudah sudah Pak ya mohon maaf Ibu Ini laptopnya ternyata langsung mati enggak konfirasi dulu lupa kalau belum cas ya Oke Bapak Ibu kita lanjutkan ya Eh terkait dengan opening meeting Apa yang harus kita lakukan dan e poin-poin apa sih yang harus kita sampaikan yang pertama bapak ibu tauf Dulah Nah makanya ada istilah eh ya tidak taaruf maka tak khitbah ya Kalau sudah taaruf baru khitbah gitu makanya kita taaruf dulu kita kenalan dulu siapa sih Anda sih bagian apa gitu kan urgensinya apa n anda lakukan konfirmasi poin-poin Yang tadi kita sampaikan terkait
tujuan sasaran ruang lingkup ya kemudian rencananya Anda harus sampaikan dalam eh opening meeting ini supaya semuanya bisa terlibat dan memahami oh anda butuh 2 jam Kok Anda butuhnya 1 jam ya mereka bisa antisipasi gitu jangan sampai Waktunya Tidak terhingga gitu Waduh ini ngerusak ini kemudian Anda juga harus Jelaskan terkait dengan metode audit anda lakukan metode auditnya apa apakah wawancara atau cukup dengan isi kuesioner gitu kan atau mungkin bisa via Zoom dan yang lainnya kemudian terkait dengan personil sumber daya yang diperlukan serta fasilitas anda butuh apa sih ya kemudian konfirmasi juga terkait dengan aturan mainnya serta
tanggung jawab masing-masing pihak ya Kemudian hal-hal urgen lainnya yang sekiranya Bapak Ibu ketika eh sampaikan sebagai contoh Biasanya kalau kita lakukan audit eh kepada perusahaan kita sampaikan bapak ibu mohon maaf eh bapak ibu kami dari auditor katakan lphx datang pada hari ini berdasarkan surat ee apa namanya surat kuasa atau surat tugas dari bpcph ttanggal sekian sekian sekian dan merujuk pada Katakanlah eh permohonan dari eh perusahaan X untuk melakukan audit makanan ee bla bla bla Bla itu biasanya kita lakukan tapi kalau bapak ibu sebagai penyeli Bapak Ibu langsung Direction Bapak Ibu saya dari ee bagian apa
divisi apa bla bla bla bla gitu eh sesuai dengan undangan yang kami sampaikan a b c d kemudian kita perlu adanya ini tujuan kami datang adalah a b c d ibu jelaskan ya Oleh karena itu kami eh perlu Sesuai dengan surat undangan kami eh personil a b c d kita sebutkan Nah mekanismenya apa bapak ibu lakukan dalam eh opening Meeting itu supaya Opening Meeting itu bisa eh memberikan gambaran jelas ya kita punya titik temu permasalahan dan hal-hal yang perlu dilakukan eh meeting ataupun audit tersebut setelah kita lakukan opening meeting langkah selanjutnya adalah kita eh pemeriksaan
dokumen di dalam opening meting itu akan ditanak kita sampaikan kepadaud karena itu Dalam meeting ini saya butuh Katakanlah dokumen terkait Dengan data-data penjualan atau pelianembelianlong di kami ee terkait dengan dokumen tersebut processingnya masukin di sini semua ya kalau memang tidak dibutuhkan jangan dibawa lah itu tidak ada korelasinya Jadi kasihan juga itu dokumen e rahasia yang sifatnya tidak perlu kita bawa-bawa ke mana-mana bahkan personilnya tidak tidak punya otoritas untuk membawa itu oleh karena itu ketika kita di opening meeting kita sudah tegaskan apakah eh dokumennya Sudah yang kita minta sudah sudah ada atau belum yang kedua dokumen
nya itu apakah sudah dokumen terakhir atau dokumen yang masih mohon maaf Katakanlah dokumen sudah lama tapi dibawa Katakanlah dokumen 2023 di di bawah lah ini kita mintanya 2024 Kok kenapa diminta hadirkan 2023 Oleh karena itu kita harus Jelaskan di openening meting nah ketika dalam proses pemeriksaan bapak ibu masuk pada fase yang memang ini terus terang aja butuh kejelian ya Karena tidak semua orang bisa eh apa namanya speed reading ya atau tidak punya e kebiasaan untuk bisa mengidentifikasi masalah gitu ya dibaca aja Oh ini benar nih ini benar ini benar nih dibuka aja ketika ditanya ente
ngerti enggak ngerti ya main buka-buka aja lah itu oleh karena itu ketika kita mau melihat Dokumen itu pastikan kita punya ee target Apa yang hendak kita baca dan kita cari gitu ya kemudian kalau kita sudah tahu Kita coba identifikasi apakah yang kita minta itu sudah ada di dalam dokumen tersebut Nah kalau memang ada Coba kita lihat apakah itu sesuai atau tidak sesuai dengan prosedurnya contohnya ketika kita buka dokumen loh kok ini ada Pembelian bahan baku ya yang sekiranya tidak dibutuhkan dalam eh proses produksi lah kita kok enggak ada namanya minyak tanah kok di sini Kok
di sini ada Pembelian minyak tanah untuk industri kebutuhannya apa gitu Lah itu jadikan catatan Ya hal-hal seperti ini yang memang perlu kejelian memang eh bagi teman-teman yang tidak terbiasa untuk membaca dokumen-dokumen seperti itu akan menjemukan apalagi tebal-tebal gitu kan kita lupa ini apa yang kita baca nah Oleh karena itu dari dokumen tersebut kita punya pemahaman terkait sjph kita juga pemahaman terkait dengan proses produknya bahan bakunya kemudianoses Seperti apa pph-nya kemudian terkait dengan produk akhirnya produk jadinya seperti apa Nah kita harus tahu itu dulu Nah kalau sudah tahu kita harus bisaisa mendeteksi ini Seharusnya bahan baku
tidak digunakan atau personilnya terlibat itu tidak punya otoritas lah anda kok bisa di sini tanda tangan sebagai penanggung jawab produksi Padahal anda posisinya di gudang gitu Apakah punya otoritas atau tidak Nah ini kan harus kita baca Nah dari Dokumen-dokumen itu akan tergambar fakta yang dilap pangan yang sekiranya memungkinkan kita bisa lakukan evaluasi dan perbaikan ya jadi semuanya apa yang kita temukan ituus jadikan catatan dan kita eh rekam hal itu sebagai bukti e eviden dari sisi eh hasil auditnya yang kedua Bapak Ibu setelah kita lakukan opening kemudian kita lakukan pemeriksaan ya kita lakukan pemeriksaan bisa observasi
ya nanti pemeriksaan aja kita Bisa lakukan observasi di sisi ee lapangan artinya ketika dokumen kita sudah baca kita enak baca di lapangannya coba Biasanya kalau auditor itu ee saat auditor lphh ketika Bapak Ibu dokumennya Katakanlah contohnya tadi Coba kita lihat di gudang gitu Tata Tata caranya itu kita konfirmasi di lapangan kita lakukan observasi kemudian ketika kita lakukan Observasi kita juga akan lihat fasilitasnya apakah yang tertuang di dalam dokumen ya sama dengan fakta yang di lapangan kita lihat fasilitasnya ternyata fasilitasnya mendukung atau tidak untuk eh meminimalisir atau memitigasi resiko apa eh apa eh kontaminasi silang terkait
dengan e fasilitas kerja kemudian alat kerja ya biasanya kalau yang EE ee kritis biasanya penggunaan penutup kepala gitu Ya Nah penggunaan tutup kepala ini juga sangat krusial biasanya untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di samping higienitas dan itu bisa menjaga potensi ee terjadinya eh Katakanlah ada serangga dan yang lainnya atau mungkin tercampurnya eh produk dengan eh rambut dan yang lainnya atau penggunaan eh sepatu e APD dan yang lain kemudian ketika bapak ibu melakukan observasi pemeriksaan dokumen dan lapangan itu Nanti bapak ibu tolong diambil sampelnya kalau itu menjadi suatu ee temuan ya walaupun nanti Bapak
Ibu Ketika nanti pengambilan sampel nanti ada semacam apa eh standar minimum atau mekanisme yang sekiranya Bapak Ibu ketika mengambil sampel itu punya cara punya metode dan punya ee pelatihan tersendiri jadi tidak ngasal karena dengan pengambilan sampel kalau Bapak Ibu salah pengambilan sampel maka akan menjadi suatu hal yang justru Eh kontraproduktif dengan eh maka salah juga pengambilan laporan ataupun hasil gitu Oleh karena itu nanti ada semacam pelatihan tersendiri untuk pengambilan sampel saya rasa untuk penyelia ini penting jadi jangan samp analisa buktiah otomatis nanti hasil laporannya pun salah ketika hasil laporannya salah Hasil informasi yang kita sampaikan
ke manajemen pun salah Oleh karena itu nanti pengambilan sampel itu penting Tapi tolong dipahami tentang mekanisme dan [Musik] prosedurnya kemudian kita juga melakukan eh proses wawancara ya Jadi ada basis dokumen basis observasi dan basis wawancara nah hasil wawancara ini mengkonfirmasi apa yang ada di dokumen mengkonfirmasi apa yang ada di eh lapangan ya kita tanyakan kepada personil tentunya Bapak Ibu ketika mewawancara itu harus tepat sasaran Jangan sampai orang yang tidak tepat akhirnya hasilnya pun wawancara itu tidak eh tidak efektif tidak manfaat gitu Oleh karena itu wawancara ini kepada personil yang tepat kepada penanggung jawab langsung kepada
eh pihak yang memang punya otoritas kita harus tanyakan apa yang kita tanyakan terkait dengan tugas tentang jawab setiap proses gitu Katakanlah Ibu bagian gudang tanyakan bagian gudang penanggung jawabnya Langsung Jangan pekerja gudangnya karena pekerja gudang tidak tahu menahu yang penting saya laksanakan perintah dari penanggungjawab gudang Nah kita tanakan terkait tugas dan fungsinya kemudian setelah kita tanyakan juga terkait dengan kevalidan informasi atau data yang ada baik itu data di lapangan eh hasil observasi atau data dari eh dokumen yang EE tertulis ya yang didokumentasikan oleh EE perusahaan kemudian kita ukur juga hasil Dari wawancara itu terkait dengan
efektivitas terkait penerapan itu apakah memang ee sudah dilaksanakan dengan baik atau tidak atau mungkin penerapannya perlu banyak koreksi-koreksi hasil wawancara itu kita bisa konfirmasi antara dokumen tertulis lapangan sekaligus bisa memotret terkait dengan eh apa namanya informasi atau saran atau perasaan daripada pewawancara atau objek wawancara itu terkait dengan penerapan kesesuaian dari sph itu Sendiri ya kemudian yang ketiga Bapak Ibu pastinya ketika ada di Dokumen ada di observasi dan saat wawancara kita bisa mendeteksi Oh itu gak harusitu yaharusnya ini dikanah itu bagan dari kita membaca tiga hal itu paling tidak kita bisa mengindikasikan bisa memotret bisa menangkap
ya bisa kita ikat bahwa itu bagian daripada kesesuaian atau tidak kesesuaian fokusnya itu mana yang sesuai Mana yang tidak sesuai karena dua-duanya kita harus Balance Jangan sampai kita lihatnya negatif aja adahal positifnya banyak gitu kesannya Akhirnya salah semua tapi jangan sampai kita juga hanya melihatnya positif aja lupa hal-hal yang diperbaiki posisi kita datang untuk melihat dua-duanya kacamata dua itu dua sisi itu harus kita lihat plus minusnya itu harus lihat gitu Ken itu eh dua hal itu kita bisa menjadi bahan Baku ataupun bahan e bagi kita untuk bisa melihat potensi hal-hal yang k kita bisa lakukan
koreksi ya temuan-temuan tersebut ya Plus minusnya itu kita dokumentasikan ya nanti tentunya hasil daripada temuan ya kita akan sampaikan di akhir audit Eh pada saat closing meeting kemudian setelah kita lihat Sudah closing meeting apa opening meeting kemudian pemeriksaan dokumen observasi lapangan wawancara dan yang Lainnya tentunya kita masuk pada fase akhir ini biasanya untuk pembuatan eh laporannya itu dibutuhkan cukup waktu ya karena Bapak Ibu harus mengidentifikasikan ee temuan-temuan yang didapatkan baik itu secara dokumen secara observasi dan secara Hasil waalanscaran oleh karena itu ke ketika saat Eh tiba ya Eh clinging meeting Bapak Ibu pastikan mohon izin
eh bapak ibu saya sebagai auditor eh perlu waktu Katakanlah setengah jam gitu ya sebelum nanti setelah itu setengah jam itu nanti kita siapkan ee laporannya nah nanti eh pada jam Katakanlah 14.30 kita lakukan closing meeting kami berharap bapak ibu bisa hadir untuk mendengarkan apa yang kita akan sampaikan nah ketika sudah masuk pada saat closing meeting kita sampaikan pertama Bapak Ibu sebagai penyel tolong diapresiasi gitu Jangan kesanya semuanya salah Wah ini banyak temuan nih Kamu gimana sih Gak bisa kerja bla bla BL Oleh karena itu yang pertama harus bapak ibu lakukan adalah memberikan ucapan terima kasih
kita berikan apresiasi terlebih dahulu ya karena mereka sudah bela-belain loh bu tinggalin kerjaan loh cuma menghadap Ibu eh mengikuti kemauan ibu tapi ternyata bapak ibu sebagai Auditor internal tidak memberikan apresiasi Oleh karena itu hal yang pertama harus ibu lakukan adalah memberikan ucapan terima kasih gitu karena kalau mereka enggak Hadir ya percuma juga bapak ibu datang ma ngadapin siapa gitu yang kedua yang ini hal yang penting ya Bapak Ibu menjelaskan terkait temuan auditnya Bapak Ibu berdasarkan hasil EE apa telaah kami pemeriksaan kami terkait dokumen ya kemudian kita juga lakukan observasi yang didampingi oleh pak anu gitu
kemudian hasil wawancara dari berbagai macam eh teman-teman ya Vic dari sisi setiap ee apa Divisi maka kami dapatkan beberapa hal ya Ee semoga ini menjadi catatan yang sekiranya ini sudah objektif gitu kalau nanti Bapak Ibu merasa tidak melihat apa yang kami tulis itu tidak sepatutnya at tidak sebenarnya nanti Bapak Ibu bisa e konfirmasi supaya kita bisa lakukan perbaikan sebelum dilakukan eh kita tuangkan dalam laporan kemudian yang ketiga ini forum sanggahan yang saya Sebutkan kalau memang tidak faktual Bapak Ibu punya hak Untuk menyangg Oh enggak begitu kok pak itu sudah kita pisahkan Pak Bapak salah lihat
kali gitu Oh yang mana ya bu Nah itu dia punya hak sanggah gitu menyangg informasi yang sekiranya kita tidak pahami yang keempat Bapak Ibu terkait dengan perbaikan ini penting tujuan tujuannya audit itu bukan memberikan hanya menyalah-nyalahkan orang ya bekerja tapi tujuannya adalah memberikan koreksi atas temuan-temuan yang terjadi Oleh karena itu bapak ibu berikan kepada Mereka kesempatan untuk melakukan perbaikan nah ini ada perbaikan ya tolong dikoreksi kira-kira Berapa lama waktunya ya katakanah bagian gudang ini harusnya dipisahkan ABC dengan ini karena ini enggak boleh gabung ini antara bahan baku dengan bahan hasil produksi atau pas produksi Bapak
butuhnya berapa waktu lama ya catat diu punya komitmen bersama ya targetnya Berapa waktu lama nah itu masalah waktu itu kita berikan katak 2 minggu 1 bulan Sesuai dengan ee objek yang akan kita lakukan perbaikan kalau memang perbaikannya makro ya memang Betu waktu lama atau Mayor gitu ya perbaikannya Mayor ini Pak karena harus kita bongkar semua itu Tapi kalau kebutuhannya minor ya Anda punya waktu hanya terbatas kat S minggu ya saya kasih waktu ya n kalau perbaikan cuma hanya tidak ada tulisannya pak harusnya ini tulisannya ee Katakanlah toilet Katakanlah harusnya ada tulisan toilet hanya mempersiapkan Untuk
ee sabun cuci tangan gitu Ya sudah itu enggak butuh waktu 1 bulan 1 hari 2 hari selesai gitu Nah yang keelima adalah Bapak Ibu ketika closing Meeting itu memberikan kesimpulan gitu Dari sekian hasil temuan itu apa yang Ibu temukan kesimpulannya apa sih n kesimpulannya sudah oke belum sudah sesuai belum dengan kriteria sph sudah e memenuhi engak atau jangan-jangan sudah sama sekali apa yang tertuang dalam sph tidak tergambar dalam operasional fakta Yang terjadi ini temuan penting yang selanjutnya adalah penutup pertemuan ya itu nanti saya akan datang lagi bapak ibu melihatil perahan saya waktu untuk 1 bulan
3 bulan lagi datang untuk melihat lagi oleh karena itu mohon Kami dibantu untuk bisa ee melaksanakan audit tindak lanjut atas e audit sekarang Oke ini yang e terakhir Bapak Ibu setelah melakukan audit jangan lupa bikin laporan ya ini biasanya setelah Kerja lupa semuanya dianggap sudah selesai tapi kalau kita melakukan audit internal ini hal penting Ini bukti rekaman ya potret atas apa yang sudah kita lakukan bentuk pertanggungjawaban baik internal ya ke perusahaan atau bentuk pertanggungjawaban ke audit ee ke eksternal ya karena ketika ee ada dokumen-dokumen ini akan kita bisa berikan dan berikan gambaran kepada pihak-pihak lain
ya Alik itu laporan ini harus kita buat ya tentunya ee laporan ini harus disusun dengan eh hasil audit internal faktualnya Seperti apa kemudian disampaikan kepada pihakentingan ya kepada manajemen kepada owner katakan terus jangan lupa bahwa hasil audit ini harus didokumentasikan jangan hanya dipegang sendiri ya Harus didokumentasikan ya dengan Meisumas sesuai dengan kebijakan perusahaan yang penting itu terpelihara ya disampaikan jangan sampai ketika diminta ya itu bingung naruhnya di mana ya Pak ya saya lupa tuh naruhnya di mana coba saya tanyakan ke teman saya coba saya tanyakan kepada auditi Waduh Anda kerja gimana sih kok hasilnya enggak
terdokumentasikan dengan baik ya itu sama saja Kita buang waktu temuan itu justru penting saat kita membuktikan kepada masyarakat kepada perusahaan Bahwa kita sesuai dengan eh scph Nah dari hasil-hasil laporan itu paling tidak kita bisa memenuhi ee unsur-unsur laporan ya di antaranya bukti objektif ya kemudian persyaratan tindakan perbaikan sudah ditetapkan kemudian menjamin Ee tidak adanya ee pelanggaran dan adanya tindak lanjut pasca audit n di situ kan akan terbaca berapa sih komitmen masing-masing pihak untuk melakukan perbaikan nah terbaca di laporan Audit Nah dari hasil laporan itu bapak ibu bisa serahkan ke manajemen untuk bisa melakukan perbaikan katakan
Oh ini personilnya enggak beres ini oh personilnya melanggar prosedur nih sudah dikasih tahu kok ternyata masihel gitu kan Nah ini juga bisa tergambarkan dari laporan itu menunjukkan sejauh mana penerapan sjph itu berlaku secara efektif atau tidak nah ini contoh laporannya ya hasil pelaporannya di sana ada ya bagiannya Atau departemennya kemudian tanggal auditnya Seperti apa kemudian auditnya Siapa saja yang terlibat kemudian auditornya siapa temuan pentingnya Apa yang mayornya apa yang minornya apa Bapak Ibu temukan catat gitu karena itu penting percuma juga kalau sudah melakanudit teruak jel ggak terurai gitu kan ambigu atau bias gitu kemudian lokasinya
Seperti apa Nah yang penting ini bukti-buktinya jangan Sampai narasinya panjang ternyata buktinya cuma satu nah yang lainnya apa intinya Wah ini semuanya asumsi yang kita bangun tapi dengan adanya bukti paling tidak para auditiiakan mensetujui apa yang kita temukan kemudian acuan yang dilanggar ini penting ya katakanlahnya tidak sesuai dengan acuan yang ada di Ee sjph Kita tuangkan ini melanggar terlebih lagi kalau seandainya Bapak Ibu bisa bisa memberikan informasi terkait dengan Potensi risiko yang terjadi contohnya ketika Bapak Ibu mencantumkan di situ logo halal tidak benar katakan nomornya salah gitu Bapak Ibu temukan Oh ini logonya salah nih
nomornya salah nih kurang nol katakan nah atau kurang satu kalau Bapak Ibu enggak jelik nanti berpotensi bahwa ee produk Bapak Ibu tidak dipercaya oleh masyarakat karena begitu diacing ternyata tidak tercantum dalam database Eh pbjph Sebenarnya bukan tidak tercantum karena kesalahan ee bagian produksi melaluikan label tidak sesuai nah ini potensi-potensi seperti itu ee seharusnya Bapak Ibu bisa rekomendasikan sebagai bahan ee acuan Ya saya rasa begitu Pak mufasir kita sudah lakukan perencanaan sudah melakukan pelaksanaan dan terakhir adalah melaporkan kurang lebihnya demikian eh teman-teman penyelia Semoga Bisa bermanfaat kalau memang ada kekurangan bisa kita diskusikan lebih lanjut Terima
kasih masir baik luar biasa sekali Terima kasih Pak Ali Fauzan atas pemaparan materinya yang luar biasa bapak dan ibu kita akan lanjut masuk ke sesi tanya jawab dan diskusi silakan jika ada pertanyaan bisa disampaikan baik secara langsung dengan cara resen dulu Bapak dan Ibu nanti kita akan persilakan dan jika ingin menyampaikan pertanyaannya di Chat zoom juga boleh nanti e kita bantu bacakan ini sudah ada yang resen silakan Pak rahmatitadi bisa dibuka micnya Dan disampaikan boleh perkenalan dan juga disampaikan Asal dari mana Pak silakan Pak Terima kasih asamikum warahmatah wabarakatuh Pak waalaikum ee saya Rahmat Pak
Rahmadi dari Pekanbaru Riau E ini pak jadi kan penerapan audit internal ini sesuai dengan perkaban nomor 23 tahun 2023 ya Pak yang ingin saya tanyakan pak apa namanya audit internal ini Pak eh penegasan melaksanakan audit internal oleh regulator kepada pelaku usaha itu sejak sertifikat terbit itu apa langsung dipahami Pak oleh pelaku usaha kemudian tuh pak Berapa lama ee Serang waktu yang dilakukan sejak sertifikat halal terbit untuk dilakukan audit internal yang ketiga itu pak ke mana pelaporan hasil audit Internal itu dilakukan Pak kemudian ee Apakah pengawasan yang dilaksanakan oleh regulator akan terlaksana Pak minimal satu kali
setahun kepada pelaku-pelaku usaha mungkin itu aja pak pzan ee terima kasih Pak atas responnya Pak Baik silakan Pak [Musik] Oke makasih Pak rahm ya pertama audit internal Bapak Ibu seyoganya itu tidak dilaksanakan Hanya sekedar setelah terbit sertifikat halal ya yang justru yang berat itu sebelum terbit sertifikat halal karena kalau sudah terbit sertifikat halal semuanya sesuai dengan kriteria dan sesuai dengan sjph bapak ibu sebagai penyeli halal itu Jangan berpikiran bahwa ketika Bapak Ibu bergabung semuanya oke semua gitu justru pekerjaan beratnya itu setelah eh sebelum terjadi ee sebelum keluarnya sertifikat halal audit internet itu Harus dilakukan terus
kalau bisa karena biasanya khususnya Eh kalau bapak ibu masuk ke industri mikro dan kecil yang reguler itu semuanya didandani semua pak harus diperbaiki semua kecuali kalau industri sudah ya katakanah mereka sudah punya sertifikasi halal mereka biasanya manajemennya lebih terjaga gitu Bapak Ibu ggak perlu e repot tinggal audit internya dilakukan tapi ketika Bapak Ibu e dalam proses sertifikasi iniru kesempatan yang paling berat yang Bapak Ibu harus perbaiki Katakanlah industrinya kurang pas ini kenapa lah ini masa bahan baku yang dibutuhkan industri ataupun produksi ternyata bercampur dengan material-material yang sekir dibutuhkan diu adai buat bangunanahu itu jadikan catatan
temuan ya temuan itu harus diperbaiki dari semua aspek ya dari mulai ee alur prosesnya PPH sampai ketika sudah dilakukan perbaiki kasih ke manajemen kalau sudah jadi baru Diperbaiki kalau sudah bagus baru Oh ternyata sudah sesuai baru ketika sudah dilakukan sesuai baru bapak ibu lakukan proses sertifikasi nah ketika masuk pada rancangan audit Bapak Ibu sudah tenang karena semuanya sudah oke Sesuai dengan standar Jangan sampai kita main daftar saja padahal industri belum siap Oleh karena itu justru internal audit ini yang lebih berat itu ketika sebelum e laksanan apaikat keluar gitu karena persiapan Pak Nah ketika Sudah terjadi
terbit sertifikat halal yang dilakukan ole Bapak ibual menjaga konsistensi karena ingat ya bahwa pidana terkait dengan sertifikat hasil halal itu terjadi bagi para pelaku usaha yang tidak menjaga konsistensi gitu Pak sudah diberikan sertifikat halal Kok Anda kok Abai gitu kat seharusnya tidak membeli ee bahan baku ee non halal eh ternyata secara langsung atau tidak langsung sengaja atau tidak sengaja Pelaku usaha mencampurkan Nah itu kan jadi pelanggaran ketika pelanggaran itu terjadi Bapak Ibu bisa harus mengidentifikasi lebih dini Apa yang dilakukan audit internal Jadi kalau audit internalnya itu bisa dilakukan sebelum sertifikasi halal atau setelah sertifikat halal
Nah kalau sebelum sertifikat halal itu sifatnya adalah mempersiapkan eh kesesuaian kriteria apa tapi kalau sudah keluar sertifikat Bapak Ibu Mempertahankan konsistensi menjaga kesesuaian itu lebih panjang lagi fasenya karena eh sertifikatnya itu selamanya gitu ya Pak Rahmat ya yang kedua pelaporannya kepada siapa pertama Bapak Ibu pelaporannya itu kepada manajemen owner karena ownernya ini manajemen ini yang mu melakukan instruksi perbaikan bapak Ibu gak punya kuasa orang ini diperbenar perbaiki ya Bisa Aja sih cuma eh powerfulnya itu lebih cenderung kepada pihak E manajemen ya karena dia punya kuasa nanti tingal manajemen bicara masalah bagian e rumah tangga Katakanlah
kalau terkait layout ya atau terkait dengan penempatan SDM dan yang lainnya biasanya manajemen Oleh karena itu pertama ketentuan pelaporannya itu diberikan kepada eh pihak-pihak Yang eh terkait yang punya ee apa namanya kepentingan jangan dilaporkan kepada Orang yang tidak kepentingan kat bagian eh mohon Maaflah bagian eh kepegawaian lah Nah itu tidak signifikan karena urusannya mereka pada eh personil tapi kalau sudah mekanisme perusahaan serahkan kepada manajemen biarkan nanti manajemen yang melakukan e tindak lanjut atas temuan Bapak Ibu sebagai auditor setelah itu kalau memang nanti ada keperluan kepentingan pihak eksternal maka bisa diberikan eh laporan juga kemudian terkait
dengan regulator Sebagai bentuk pengawasan Apa yang dilakukan apakah mungkin setiap tahun sebenarnya jangankan setiap tahun Pak harusnya mekanisme pengawasan itu tidak berhenti setiap tahun Oleh karena itu dalam regulasi pengawasan itu bisa sifatnya tahunan ya insidental atau berkala gitu secara mekanisme pengawasan itu enggak mesti harus datang setiap hari ya karena kesalahan sekarang itu lebih gampang sebenarnya karena semua sudah Digitalize ya Bapak Ibu tinggal lihat produknya apa Katakanlah Bu Kartina pempe Palembang Ya gampang aja Mereknya apa Bu saya tracing aja coba cek di IG cek di ee Facebook cek di tiktok cek produknya di Google itu semuanya
bisa Oleh karena itu pengawasan regulator Bagaimana mengawasinya mengawasinya bisa secara konservatif ataupun konvensional atau sudah mulai digital Pang kemudian pengawasannya juga bisa kita lihat dari sisi pelak usahanya Bapak Ibu ketika Diminta sebagai penyelia untuk melakukan proses audit internal dan proses Sur dan pemerintah dalam hal regulator memberikan instruksi untuk bisa menerima laporan dari bapak ibu kita bisa lihat Oh ini kok perusahaannya engak update ya gitu laporannya kok masih laporan 1 tahun yang lalu ini progresnya gimana apa jangan-jangan tutup ini atau produknya sudah berubah oleh karena Dar mekanisme sistem itu bisa terlihat laporannya aja tinggal Kita atur
di halalnya dimion diinder Katakanlah P rahm dinotifikasi buka si halal begitu buka data datanya apa perusahaan akan Anda harus update laporan AB CD kita mau lihat apakah masih konsisten atau tidak Coba lihat sjph-nya masih konsisten dengan awal apa tidak itu sebenarnya digitalisasi itu mempermudah mekanisme pengawasan bagi regulator Jadi intinya yang penting adalah bagaimana penyeli bisa mempersiapkan Eh bukti-bukti eviden-eviden dan aktivitas-aktivitas yang sesuai dengan kriteria sjph yang diminta Saya rasa tiga hal itu Pak Rahmat ya ehle pak makasih I pak ee Berarti Pak Ali P namanya tugas audit internal yang ketiga menyusun laporan Salah satunya upload-nya
ke sialal juga ya Pak ya Diupload juga Pak ya hasil laporan itu Pak misalnya gitu Pak Ah iya pak untuk hasil laporannya itu apakah di-upload ke sialal juga Pak oke yang ini pak yang Pasca yang yang pasca sertifikat terbit I yang nanti ada mekanisme surve jadi di laporan itu tidak semua temuan Bapak Ibu sebagai penyelia itu dilaporkan ke si halal ada yang terkait urgensinya urgensinya Apa yang dilakukan oleh terkait dengan bahan bakunya masih sama apa tidak proses bisnisnya sama apa enggak atau produknya sudah nambah atau belum gitu kan Jangan sampai yang disertifikat satu produk rasa
coklat Begitu keluar Terata ada rasa manggaasa macam-macam Nah ini apa ini Iya kan Oh berarti Bapak tidak melaporkan perubahan-perubahan tersebut Anda melanggar G Oleh karena itu bentuk laporannya Saya rasa bpcp tidak menerima laporan penyelia dalam bukti e audit internal secara keseluruhan Apa yang Bapak Ibu lihat ada yang punyaai signifikansi ada kepentingannya bpcph ada yang tidak Oleh karena itu nanti bpcp akan membuat semacam mekanisme sur Yang bapak ibu sebagaien harus isi nah Apa yang Bapak Ibu isi adalah basisnya ee sumbernya adalah apa yang Bapak Ibu dapatkan dalam audit internal tapi kalau Bapak Ibu enggak melakukan audit
internal Bapak Ibu enggak akan tap e bisa menjawab gitu kita bisa melaporkan intinya e mekanisme akan tapi mungkin poin-poin pentingnya nanti akan berbeda tentunya tapi secara prinsip eh apa Data sumbernya adalah Hasil dari aktivitas bapak ibu melakukan audit internal begitu ya Iya Pak n Pak Alzan jadi apa namanya kalau idealnya kan ee aturannya satu kali setahun kan Pak laporan dari pelaku usaha itu untuk melaporkannya ke eksternal mungkin ke regulator Atau segala macam gitu Pak Jadi idealnya tuh pak kalau untuk ini Pak untuk audit internal yang dilakukan oleh EE auditor internalnya yangilakukan oleh penyelia itu sejak
sertifikat Alal Terbit itu berapa lama tuh Pak misalnya ee terbitnya bulan bulan 12 nanti kita melakukan audit internalnya Ee Kita Anggaplah tahun sekaliah Pak nanti kebutuhan apa pelaporannya Jadi kita ee penyelinya tuh entah 8 bulan ke depan baru datang lagi gitu Pak idealnya Berapa lama tuh pak dari sejak terbit Pak Pak Rahmat kalau memang ideal idealnya itu ketika bapak itu menjadi terdapat perubahan maka harus dilakukan ee audit Pak jangan sudah Terjadi banyak ngumpul namanya ee pertama Bapak Ibu ini harus ditekankan ya jangan kesannya kita audit apa penyeli halal itu jauh daripada ee pelaku usaha kemudian
penyeli halal itu datang saat dibutuhkan gitu enggak begitu juga bapak ibu ditunjuk ya dan diberhentikan oleh pelaku usaha harus Intens gitu harus bertanggung jawab penuh gitu jangan kesnya ketika ada ada penemuan Bapak Ibu harus baru datang atau harus ada schedule yang tetap kalau bisa eh ada schedule ataupun ada tahapan yang memang Bapak Ibu lakukan harus incas gitu Katakanlah dijadwalkan S minggu sekali ya Atau 2 minggu sekali lihat kompleksitas daripada usaha Pak Al fakta gitu Oleh karena itu ya sebentar Pak Ya saya tambahkan dikit Jadi intinya kalau dari prinsipnya ppcph adalah audit internal minimal 1 tahun
Pak Ya ini dengan gambaran Mohon maaf ini gambaran sangat sederhana sekali tapi ketika Bapak Ibu Pak Rahmat pegang handle industri yang besar ini enggak bisa bapak itu hanya sekitar 1 bulan sekali bisa jadi 2 minggu sekali bisa jadi 1 bulan sekali oh itu kembaliik kepada eh kompleksitas daripada usaha itu sendiri kemudian dinamika P ini yang kadang susah pelaku usaha sekarang Katakanlah sekarang usahanya Katakanlah Roti bakar rasa keju besok Ternyata Oh lagi ramainya bukan keju nih rasa coklat Ganti Kak seperti itu yang kadang kita sebagai penyeli harus aare Pak mungkin Secara fisik Bapak tidak hadir Tapi
secara Eh non fisik pemikiran monitoring pengawasan dan yang lainnya Pak Ibu harus hadir ya kan Apalagi sekarang dengan media Zoom seperti itu kita bisa monitor gitu Oleh karena itu ideal Itu kembali kepada eh kompleksitas eh Bapak Ibu apa yang dipegang gitu Oleh karena Itu ini yang penting dan ketika Sudah terbit e sertifikat halal itu audit internalnya harus dikencangkan lagi Pak ya Mohon maaf banyak posisi pelanggaran itu karena faktornya merasa sudah dapat sertifikat akhirnya semuanya dilanggar ketika semuanya dilanggar maka ini potensi untuk jadi delikid dana merugikan industri merugikan e bisnis Oleh karena itu justru eh ketika
sudah melakukan apa proses e sertifikat halal Dan K halal Bapak harus lebih bertanggung jawab menjaga itu nah itu nanti kembali tadi e Pak Rahmat ya idealnya seperti apau pakahm ya bisa jadi seperti gini ya Pak izin Pak apa pakzan Karena kan apa namanya setelah misalnya pelaku usaha itu memahami bahwa Wajib Lapor misalnya kami sekali setahun laporannya satu kali setahun gitu jadi pelaku usaha ini yang namanya orang usaha kan Pak kadang hitung-hitungannya gimana gitu Pak Jadi Ya sudahah saya pakai kamu sekali setahun aja misal misalnya seperti gitu seperti gitu Pak Ah itu gimana tuh pak oke
o k karena itu pak pak ee Pak Rahmat ketika kita penyeli hal itu kita harus berpikir dan menghitung resiko Pak gitu loh jadi jangan terkesannya Mohon maaf ini biasanya kita dianggap oleh pelaku saya itu di sebelah mata kita diremehkan Pak kalau anda kan penyelih halal kan hanya sekedar eh labeling hanya sekedar Formalitas iya kan lah ini yang harus kita edukasi bersama nah Oleh karena itu ketika ee pelaku usaha mau mensertifikasi halal kita harus ukur dulu komitmennya Anda mau sertifikat halal mau main-main apa Mau beneran ini kalau beneran ya Ayolah kita dampingi gitu Tapi kalau hanya
sekedar main-main dikesannya hanya labeling saja hanya stampel halal saja ya sudahlah mendingan Anda engak us sertifikasi Halal ya terlebih lagi kita posisi sebagai penyelia ini adalah penanggung jawab langsung terkait dengan sertifikasi urusannya bukan hanya sekedar rupiah yang kita dapat tapi konsekuensi Dunia Akhirat nah belum Nanti uangnya Enggak seberapa pidananya kita pegang dan kita terima Pang ini kita diperalat Oleh karena itu harus clear dulu di depan komitmennya Seperti apa Pak Rahmat ya kalau enggak punya komitmen ya mohon maaf sor to say katakan begitu Oleh karena itu Eh pak Rahmat ketika kita e menerima sebagai penyelia kita
harus tanyakan komitmennya dulu karena itu nanti komitmen itu akan berbasis pada ketenangan kita melakukan usaha kemudian segi profesionalisme kita sebagai penyelia Pak apalagi nanti oleh Duta halal Institut dikasih labelingakademik ini Pertanggungjawabannyabih lagi nanti ada yang harus kita pegang nah itu yang harus kita pertahankan jadi Okelah yang sudah dilakukan oleh teman-teman yang lain tidak perlu kita tiru kalau memang itu salah tapi kita buat secara profesional mungkin begitu Pak rahmoke Pak Makasih banyak Pak Ya baik luar biasa sekali mohon izin Pak Fauzan ini sebetulnya waktu kita sampai jam 1430 Oleh karena itu mohon izin tambahan Waktunya Pak
masih ada tig penanya lagi ini pak silakan kita lanjut silakan Bu Kartina bisa dibuka micnya Dan disampaikan eh terima kasih Mas pas eh pakan dan rekan-rekan semua asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhumam ada tiga poin yang saya ingin tanyakan sebenarnya poin nomor sat ini adalah penegasan eh bukan pertanyaan jadi dari presentasi pakan dari jam tadi inialah Eh Auditor internal itu adalah penyeli halal jadi saya sendiri mungkin agak Miss up di awal saya pikir ini adalah bagian dari tugas auditor halal yang diutus oleh lph ternyata itu tidak benar yang saya simpulkan Apa yang dijelaskan Pak pauzan ini adalah Auditor
internal ini adalah penyelia halal yaitu kita tugasnya ee tadi ee ee bahwa kita itu ee melakukan perencanaan pelaksanaan kemudian penyusunan sjph eh Apakah benar seperti itu Kemudian pertanyaan yang ketiga laporan bu bukan penyusunan Eh sph iya ee jadi itu penegasan aja Pak yang nomor satu jadi jangan sampai Miss up bahwa ini bukan auditor eh yang dikirim oleh lph tapi ini adalah apa yang dijabarkan Pak pauzen adalah tugas kita sebagai penyelia halal yang merupakan bagian dari PU ya kita mempersiapkan PU untuk nanti diaudit oleh auditor halal karena Pak pauzan terus terang aja kalau bicara Tentang audit
audit itu identik dengan mencari kesalahan nah eh kalau saya lihat bagaimana kita menjadi bagian dari pu supaya pu ini senyaman mungkin untuk kita dampingi karena kita adalah bagian dari pu tapi kita melakukan step-step ee kaedah yang benar jadi itu poin nomor satu kemudian poin yang Eh nomor dua pak terkait eh sebelum kita melakukan tugas kita sebagai penyelia halal ya Apakah kita sudah melakukan eh Kesepakatan biaya dengan pu misalnya tadi ini terkait Pertanyaan nomor t nanti contohnya tadi kita akan melakukan eh meeting gitu kan kemudian eh pelaksanaan setelah itu ada closing meeting Nah apakah opening meeting
ini bisa kita lakukan Zoom Meeting jadi awalnya kita lakukan Zoom meeting mungkin dengan owner perusahaan Mungkin dia membawa beberapa orang eh eh stafnya kita Jelaskan kita sosialisasikan Nah apakah itu sudah bisa dianggap sebagai Opening meeting Kemudian pada saat kita memang berkunjung eh ke lokasi pelaku usaha setelah poin p e apa apa yang akan kita lakukan data apa aja yang sudah kita butuhkan dalam tanda kutip itu sebenarnya audit gitu kan Nah pertanyaan yang nomor du tadi Apakah kesepakatan biaya sudah kita sepakati Sebelum kita melakukan e mungkin pertemuan offline kemudian Apakah opening Meeting itu Ini pertanyaan nomor
t Apakah opening Meeting bisa kita lakukan by zoom meeting sebelum kita datang eh melakukan eh audit al di pelaku usaha demikian pak pertanyaan saya I silakan Pak Oke Makasih Bu Kartina ya Eh pertama memang apa yang disampaikan Bu Kartina bahwa audit internal itu bukan auditor Eh lph tapi aktivitas kita untuk memeriksa kesuaian eh perusahaan untuk menjalankan kriteria halal yang ada di sjph satu Siapa yang melakukan yang melakukan Teman-teman penyelia karena hanya dilakukan secara internal saja beda halnya Ketika nanti saat pengajuan sertifikasi itu ada auditor eksternal bahasa Kanya auditor halal lph tapi yang kita diskusikan adalah
proses audit Ya peninjauan ulang terkait dengan eh apa PPH proses halal yang ada di perusahaan ya gu seperti itu yang kedua Apakah ini sudah dilakukan dengan kesepakatan Biaya Bapak Ibu ketika melakukan audit internal ini tidak ada biaya yang ibu terima ya perusahaan tidak membayar lagi yang perusahaan bayar adalah jasa ibu sebagai penyelia ketika di depan sebelum terjadi kontrak sebelum terjadi SK penunjukkan Bapak Ibu sebagai penyelian tentunya ketika perusahaan memberikan kontrak kepada bapak ibu perusahaan sudah menghitung Aktivitas Apa yang sekiranya ee akan dilakukan oleh penyelia dari rincian aktivitas itu dan frekuensi masing-masing ee akit tersebut maka
perusahaan akan menghitung c biaya yang sekiranya wajar dari akumulasi ee aktivitas dan komitmen antara dua belah pihak maka perusahaan baru melihat mengukur nilai yang sekiranya patut dibayarkan kepada bapak ibu sebagai penyelia Nah itu tentunya memang relatif Ya artinya dari sisi pelaku usaha antara besar kecilnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing tapi rincian biayanya sudah sudah tertuang dalam ataupun sudah disepakati di muka jadi ketika bapak ibu melakukan audit internal itu sudah tidak ada biaya lagi yang dibebankan itu sudah cost atau includ daripada kesepakatan yang harus dilakukan sebagai bentuk aktivitas inti daripada penyeli halal gitu ya Bu ya jadi
Katakanlah Sebai pu lah Ibu saya saya sampan ke saya terima tawaran Ibu ee saya sebagai penyelian tapi Ibu harus tahu tugas saya saya bukan hanya sekedar nama yang dipakai digunakan untuk mendaftar kemudian saya di bertanggung jawab atas produk yang Ibu e produksi tapi Ibu harus tahu ini aktivitas saya sebagai Penyelia ya ada yang sifatnya rutin ya Katakanlah per bulan atau per tahun gitu aktivitasnya apa saja termasuk komponen di situ adalah aktivitas audit internal ya oke tentunya pelaku usaha akan menghitung kan kos tersebut ya Katakanlah Anda cukup datang ke saya setiap Katakanlah S bulan sekali atau
S bulan dua kali Ya kan karena anda dibutuhkan untuk bisa memberikan masukan dan eh apa pendampingan terkait Produk sayang anda datang seap sekali atau bulan kali gitu dari tersebut saya hit Oh kalau begitu Anda wajar dibayar sekian juta termasuk komponen untuk melakukan apa audit internal karena saya datang seperti itu bu ya Jadi ketikaudit tidak ada biaya biaya yang dibayarkan oleh pelaku usaha yang sifatnya mungkin bulanan atau tahunan tergant krak yang diberikan yang ketig Apakah eh opening Meeting itu bisa dilakukan oleh melalui via Zoom meeting sebenarnya bisa Bu ketika kondisi tidak memungkinkan terjadi pertemuan fisik contohnya
ketika terjadi covid ya yang kedua data-data yang diperlukan itu sudah kita miliki atau data-data yang kita hendak inginkan sudah mungkin diakses secara digital gitu contohnya semua produksi semua lingkup e area Ya sudah dipasangin CCTV Jadi tidak ada detail sekalipun yang luput dan Miss gitu Jadi kita ngapain datang ke sana cukup dengan monitor secara digital selama tidak ada manipulasi ya tentunya ya itu memungkinkan itu biasanya digunakan saat covidui untuk yang hal yang sifatnyais itu agak berat dilakukan secara Zoom kemudian terkait audit internal itu tidak fasenya eh beda jauh antara temponya Gitu artinya penjadwalan ini bisa secara
langsung bisa secara ee bertahap Katakanlah hari ini kita opening besok pemeriksaan e observasi lapangan itu Boleh aja sih seperti itu tapi kita sepakati Oke dokumennya kita terima dulu kalau memang digital kita langsung ya openingnya bisa pakai Zoom tapi ada hal-hal lain yang seatnya harus datang Bu Katakanlah dokumen Katakanlah kalau Dokumen itu kan gak semua orang diberikan akses biasanya Pak Anda kalau Periksa dokumen ggak mungkin saya bawa pulang saya serahkan di rumah itu rahasia perusahaan anda baca di ruangan Ya Oleh karena itu kita datang sekalian kalau Seya harus Zoom kemudian kita datang itu kan kelamaan Bu
yang ketiga yang berat itu adalah bagaimana kita melakukan observasi karena observasi kalau seandainya kita tidak incas langsung tidak melihat dengan mata apalagi kalau mohon Maaflah pelaku usahanya nakal agak Genit digit akhirnya kita tanda kutip dibohongi tidak diberikan data yang faktual nah ini pada prinsipnya Bapak Ibu sebagai penyelia harus bisa memastikan bahwa apa yang Bapak Ibu lihat ibu bapak temukan itu adalah objektif ya tidak ada bias Bapak Ibu punya independensi khawatirnya kalau seandainya eh hal-hal yang seperti itu tidak dilakukan Bapak Ibu hanya sekedar eh diberikan amanat tapi tidak diberikan kuasa independensi dalam melaksanakan Tugas saya rasa
demikian Mas ya Eh maaf pak ini jadi menimbulkan satu pertanyaan eh yang kita dapat informasi dari teman-teman yang sudah menjadi penyelia duluan di lapangan mereka itu e mereka itu awalnya pasti diminta oleh pelaku usaha berapa sih estimasi biayanya itu pertanyaan pertama sebenarnya kemudian pelaku usaha akan ngasih data eh form yang Saya pernah baca itu cuman Skalanya berapa outletnya Ada berapa pabriknya di mana jumlah produknya berapa kemudian nib itu skalanya berapa Nah hanya dengan data seperti itu tadi Eh pakan sudah jelaskan kalau ketemu pelaku usaha yang nakal dia tidak kasih informasinya full contohnya dia hanya Kasih
bahwa produk dia ada 10 padahal pada saat kita datang atau kita pernah datang kita tahu dia punya produk 50 ini kayak telur dan ayam nih pak jadi mana yang didahulukan karena data informasi Itu sangat penting sebelum memang kita terjun langsung eh untuk mereka hire atau untuk penandatanganan kontrak bahwa kita adalah penyeli halalnya Apakah benar mekanisme di lapangan itu seperti itu ada beberapa teman eh penyelia yang yang menyatakan bahwa mereka yang menerbitkan invoice kemudian pelaku usaha bayar ke penyelia halal nanti penyelia halal Yang setor ke bpjph kemudian stor ke lph Apakah Mekanisme seperti itu eh terjadi
di lapangan Pak Oke Makasih Bu ya memang kalau Dhat dinamika di lapangan sih banyak ya Bu satu ee kasus ya yang terjadi ya tapi kita berpikirnya begini Bu yang pertama penyelia adalah orang yang diangkat dan diberhentikan oleh pelaku usaha gu kalau posisinya dia sebagai ee pekerja maka ee pemilik kerja ataupun pemilik usaha itu mempekerjakan dan memberikan gaji sesuai dengan kemampuan dia besar kecilnya Adalah eh relatif kemudian dia harus tanggung gitu loh kalau memang terlalu berat beban kerjanya ya silakan Anda e ambil atau Anda resign kalau memang tidak mampu melaksanakan tapi yang menjadi pertanyaan apabila dia
tanda kutip eh pekerja yang memang profesional gitu Bu ketika pelaku pekerja sebagai profesional dia harus mengukur yang terjadi adalah banyak yang Dih sebagai penyel tidak ngerti gitu l Bu Hanya Karyawan a Mas saya jadi pekerja saya Anda ditugaskan jadi penyelia ya sudah anda digaji sejuta sejuta Terimalah R juta terima J terima karena memang dia tidak punya basis apa yang di lakukan tapi ketika posisi kita sebagai penyelih yang profesional kita harus berikanerasi P penyelia itu bukan hanya sekedar nama loh pak penyelia itu lebih berat tugasnya dibandingkan para pekerja lain bidang produksi nah ini yang kadang mohon
maaf Ibu Satu pelaku usahnya tidak terliterasi dengan baik posisi pentingnya penyelihan yang kedua penyelihan sendiri tidak bisa mengidentifikasi Apa sih yang dilakukan hanya kesannya Ya sudah saya nyiapin sdph Begitu keluar sertifikat Ya sudah gitu oke selesai Lah akhirnya apa timbulnya pelaku us itu meremehkan posisi penyelia bahkan eh menganggap penyelia itu saat dibutuhkan saja karena saya butuhnya sertifikat n masalah nanti besok usahanya bangkrut Ataupun diviralkan negatif itu urusan lain nah ini yang kadang kita harus balaning Bu kita edukasi penyeli bahwa anda Adah tugas Mul Tugas anda berat l bukan hanya sekedartifikat keluar l ya kan harus
menjaga konsistensi dan yang lainnyah Karen itu inilah yang harus kitaus Diah harus eh mohon Maaflah dalam sisi finansialnya tapi pelaku usaha harusnya menghormati kemudian hasil output Kerjanya harusnya diikuti dipenuhi karena resiko dan potensi ke depannya sangat tinggi itu yang yang kadang seperti itu oleh karena itu saya bukan berarti menutup mata apa yang terjadi itu sangat mungkin sekali yang kedua kita harus berpikir bagaimana layaknya kita sebagai penyelia itulah yang kita ukur yang selanjutnya masalah eh value kita kita harus buktikan dengan eh apa yang kita lakukan dengan value itulah nanti Insyaallah pelaku usaha akan Eh bisa membayar
kita dengan selayaknya sebagai tenaga profesional Saya rasa begitu bu ya terima kasih Pak sama-sama Oke Baik terima kasih banyak Pak informasi dari panitia ternyata sampai jam 15.30 Pak Faan jadi tadi ada mis informasi kita lanjut ya Bapak dan Ibu silakan atas nama Ibu Yuliana Hendra ini bisa dibuka miknya mungkin bisa disampaikan dari mana juga asalnya Bu Yuliana Terima kasih mas Pras Terima Kasih Pak Ali Fauzan atas ilmunya daging semua dan bahkan sampai tulangs Alhamdulillah ya teman-teman eh hari ini materinya lebih ke sangat ke aplikasi di lapangan ya teknis eh sebenarnya pertanyaannya ada yang sudah terwakili
ya sama ibu ka Alhamdulillah hanya mungkin eh ingin menegaskan Maf Dari mana asal saya dari Cianjur Oke Baik silakan dilanjutkan Bu Eh pertanyaan sudah Diak Ibu hanya mau menambahkan sedikit Mungkin penegasannya itu pembayarannya yang e gini ya Pak ya pembayarannya itu dilakukan oleh pu itu secara total dengan biaya lph dan bpjph dengan penyelia itu sebelum persiapan atau setelah persiapan itu mungkin P ya Eh karena kan tadi kan biasanya pu itu suka menanya kan estimasi biaya tentunya kan Setiap perusahaan itu akan berbeda-beda ya Pak ya hanya saja tetap mereka itu mendesak Bagaimana ee gambarannya nah Seperti
itu nah kemudian Eh ini ya Eh tadi kan ada Audi ada Auditor internal itu kan penyelia ya Pak ya Dan kalau auditi itu Eh maaf kalau mungkin saya terlewat tadi ya Ee yang saya pahami kalau dari e penjelasan Bapak Audi itu dari pihak PU ya dan kemudian kan ada tim manajemen halal ya Pak ya yang akan dibentuk di perusahaan tersebut Nah audinya itu bagaimana Pak pembentukan menunjuk audit-nya itu apa bagian dari tim halalnya atau seperti Apa Eh itu pak terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Oke Makasih Mbak Yulianti ya eh Bu ya yang
pertama terkait dengan menegaskan terkait pembiayaannya ibu bapak ini sebagai penyelia tolong dibedakan antara biaya cost sertifikasi dengan biaya cost sebagai penyelia Halal ya biaya sertifikat itu ee komponennya satu administratif ke bpcph yang kedua biaya audit lph yang ketiga adalah biaya komisi fatwa ya jadi dalam pembayaran itu dibayarkan pu ke pbjph satu pintu ya itu keterkaitannya dengan sertifikasi saar tapi keterkaitannya dengan konsistensi menjalankan kriteria memenuhi kriteria scph ini yang tidak ada Ee standar biayanya itu diserahkan kepada industri diserahkan kepada masing-masing mekanisme pasarnya Seperti apa itu bpjp tidak mengatur itu sudah anda hitung sendiri sesuai dengan eh
market dan pasarnya gitu karena terlalu rigid kalau kita mengatur tentang nasib dan nilai ee biaya yang harus di ditanggung oleh masing-masing oleh karena itu dua hal ini harus Kita bedakan jangan Dicampur-campur Terus bagaimana kalau seandainya pelaku usaha menghitung itu juga lah kalau dari sisi pelaku usaha silakan itu menjadi suatu cost yang harus dikeluarkan tapi harus dibedakan mana yang cost memang itu pbcph dan mana yang cost yang sekiranya masuk ke secara personal untuk jasa profesi penyelia ini yang kadang pelaku usaha berpikirnya akhirnya Oh mahal ya sertifikasi halal ya ya kalau memang salah apa Masalah Sertifikasi halal
itu jelas akan terhitung mahal tapi kita berpikir bahwa Bagaimana menyesuaikan atau memenuhi kriteria haral oleh industri itu yang jadi mahal gitu karena anda harus sesuaikan dulu jangan kesannya sertifikasi halal itu hanya sekedar stempel kita tutup mata gitu kan kita enggak perlu personil lain yang penting keluar sertifikat makanya kadang saya ada beberapa pelaku usaha pakzan Tolong dibantu dong ini sertifikasi halal ya Kesannya kita tinggal ngprint aja sertifikat halal kan gak gitu kan sertifikat halal Adah bukti konsistensi pelaku usaha untuk menjalankan kriteria sjph itu yang mahal itu justru menjalankan dan menerapkan e kriteria halal itu adapun sertifikatnya
memurah gitu kan Kalau yang bisa 230 selesai itu berlaku selamanya gitu kita jajan a mungkbih mahal dibanding gu tapi konsistensi dan penerapan itu yang mahal nah itu yang harus kita lihat dan kita Sampaikan kep pelaku usaha anda untuk mensiapkan manajemen halalnya ini yang mahal Oleh karena itu butuh personel-personel yang tahu dan memahami Bagaimana industri itu bisa konsisten menerapkan eh sjph itu sendiri Oleh karena itu itu menjadi cost yang terpisah dari sertifikasi gitu itu berlaku sebelum dan setelah sertifikasi dan itu harus konsisten dijalankan oleh pelaku usaha gitu Ini yang kadang tidak dipahami dan kita pun Harus
harus memisahkan mbak Bu supaya kita jangan sampai nanti mohon maaf akhirnya menciptakan informasi yang salah menyesatkan bahwa sertifikasi itu mahal kalau memang ternyata perlaku usah sudah siap baru kita jalan tapi kalau belum siap Oh berarti komitmennya belum terjadi gitu ya kemudian terkait dengan eh biaya yang tadi Ya intinya tiga komponen itu biayanya kurang lebih terukur gitu dia Bayar Cukup Satu Kali selama tidak ada perubahan pergantian proses dan yang lainnya itu cukup satu kali tapi biaya penyelia ini berjalan selamanya selama industri itu masih e bergerak masih berjalan ya itu yang perlu kita sampaikan jadi jangan kesnya
penyelia itu dibutuhkan saat sertifikat mau keluar setelah keluar Udah tinggal aja sayaak butuh Anda gitu lah itu salah juga gitu yang kedua terkait dengan ee Audi pertama Bapak Ibu Audi itu adalah Eh eh sasaran eh pihak yang kita akan lakukan audit bisa sifatnya perorangan atau bisa sifatnya per divisi Katakanlah Saya mau audit terkait dengan kesesuaian halal di bidang pergudangan ya cukup berarti audit nya mereka yang terlibat di eh segmen pergudangan kalau kita mau auditnya ke sektornya di sisi industri ataupun produksi Ya sudah auditinya berarti tim-tim eh apa namanya bagian yang ada di produksi tapi kalau
kita mau Auditnya secara global semuanya Ya sudah yang terlibat pada masing-masing segmen itu kita jadikan auditi supaya mereka sempat kita mintakan informasi kita tanyakan kita lakukan observasi dan yang lainnya jadi auditin adalah pihak yang memang menjadi target sasaran kita melakukan audit sesuai dengan segmentasi audit yang kita lakukan kemudian Apa bedanya dari te manajemen te manajemen halal ini adalah eh orang-orang yang terlibat dan Diberikan amanat olehusaha ataupun e owner untuk bisa melakukan dan penerapan kesesuaian halal baik itu sifatnya sebagai penyeliah halal atau tidak penyeli halal contohnya ada bagian produksi karena ini kita industri besar ya Katakanlah
e mohon maaf eh pabrik besar di bidang industri eh instan Katakanlah begitu karena industrinya besar maka tidak cukup Dengan satu penyelia atau beberapa penyelia karena segmentasinya akan terlibat dari sisi masing-masing pabrik ada penanggung jawab halalnya ya dari sisi manajemen dari pusat ada tanggung jawab halalnya juga kemudian di pabrik ABC ya di lokus Katakanlah di perwakilan ABC mereka ada penanggung jawab halalnya danah mereka inilah yang kita sebut dengan manajemen halal yang diberikan wasa oleh pelakusaha untuk pertanggung jawab terkait dengan substansi halam Adapun untuk eh konsekuensi konsistensi scph itu beda sendiri itu yang kita sebut dengan manajem
halal jadi nanti terbuka peluang bagi Bapak Ibu kalau memang sudah jadi penyelia dan pengin naik kelas jadi manajemen halal Ya sudah nanti terpuang Jadi intinya banyak state lah banyak tangga yang sekiranya kita bisa eh lakukan untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan institusi dari sisi ee kebutuhan SDM halal Saya rasa demikian Bu Yuliana mohon maaf kalau ada Kekurangan Terima kasih Pak pak mau nambah lagi satu Ya maaf ya bangas Satu lagi Eh kalau ownernya itu misalnya mewakilkan Apakah boleh pak apa ya harus ada surat penunjukan apa mewakili ownernya atau bagaimana Pak nanti untuk di sjph penandatanganannya juga Apakah
boleh Pak Oke Pertama eh owner itu tidak mesti harus tanda tangan Ya selama Memang secara mekanisme kebijakan di industri diberikan kuasa kepada pihak yang Lain contohnya kalau seandainya industri besar saya sebagai pemilik holding compannya gitu ya masalah hal-hal seperti itu kalau saya turun tangan kan Eman sekali ya sangat sayang sekali wuh hal seperti ini teknis banget Masa saya harus tand tangan bisaak diwakilkan ya kita lihat mekanisme internal Apakah memang hal-hal tnikal yang memang secara perusahaan diberikan kuasa kepada pihak lain contohnya ke mannya atau kepala pabnya itu sajai yang P dia punya untuk melakukan eksekusi itu
Tapi kalau memang tidak diberikan Kuasa ya mau tidak mau ownernya harus bertanggung jawab secara langsung begitu mbak ya terima kasih Pak y Ya baik kita lanjut pak Fauzan ke penanya berikut silakan pak Sugiono bisa dibuka mik-nya Dan [Musik] disampaikan bisa disebutkan dulu asal dari mana Pak Sugo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh iono dari Tangerang mas pas ya silakan Pak satu eh pertanyaan karena apa yang disampaikan oleh Pak Alif sudah gamblang Apalagi ditambah dengan apa tadi itu jawaban-jawaban dari para terdahulu yang tanya Nah di sini Saya cuma mau satu pertanyaan Perlukah kita membuat surat perjanjian
antara pelaku usaha dengan penyelia yang berhubungan dengan komitmen karena tadi sudah dijabarkan Oleh Pak Ali bahwa ee setelah timbul setelah muncul sertifikat halal di sinilah sebetulnya mulai Banyak permasalahan di antara yang di antaranya berhubungan dengan bisnis yaitu penambahan produk dan lain sebagainya Nah apa Perlukah untuk ee membuat supaya pelaku usaha itu tu enggak macam enggak macam-macam lagi dengan komitmen itu gitu demikian Pak E Alan Makasih mas pas I silakan pakan Oke makasih pakion ya memang kalau perjanjian begini inih kalau papak posisi sebagai pegawai Agak repot Pak kalau sebagai pegawai Bapak harus nurut sama majikan kan
artinya eh kita posisinya lemah gitu Pak ya kan apagi kalau seandainya pelaku usahanya itu tidak mengerti ini sudah kita kesannya hanya labeling saja yang penting ada gitu di kita gak bisa berbuat Banyak yang k Ya ini yang harus kita sikapi bahwa kita independen kita punya independensi kita punya kuasa Oleh karena itu dengan adanya kita bergabung dengan asosiasi Minal kita punya ke Etik yang harus kita pertah yaah ke it yang kita bisa terjemahkan kepada pelaku usaha bahwa kita bekerja profesional loh kita punya kode etik ya mekanisme kerja punya standar biaya gitu kan standar apa namanya eh
penghasilan Gitu kan Oleh karena itu hal-hal seperti itu memang kita enggak boleh bekerja sendiri Pak Kalau bekerja sendiri semaunya pelaku usaha anda bisa kerja ya lanjutkan kalau enggak mau kerja ya sudah kita ganti nah ini yang kadang E pelaku apa penyelia ini tidak dianggap penting oleh pelaku usaha memang intinya seperti itu Pak Tapi kalau pelaku usaha mengerti Apalagi sudah perusahaan besar mereka akan tahu Oh anda itu tanggung jawabnya besar loh ya kan ini bukan Hanya sekedar personil tapi harus anda punya KPI punya aktivitas yang jelas oleh karena itu gimana caranya posisinah ini kita harusus punya
posisi kita jangan sendiri ya yang k kita punya payung ya bergerak ataupun berlindung di mana ya kalau kita punya Katakanlah Idi kita punya enak jadi punya standar mekanisme standar biaya gitu kan Tapi kalau kita jadi penyelia tembak ya bayarnya suka-suka Pak kadang dibayar kadang enggak gitu kan Nah Oleh karena Itu Perjanjian perjanjian ini seperti apa Saya rasa memungkinkan sekali perjanjian itu cuma yang terkadang dipertanyakan Siapa yang buat perjanjian gitu ya kemudian perjanjian itu apa acuannya gitu kalau tanpa acuan ya pelaku usaha akan wah Anda kemahalan ya kan Oh di sana juga murah kok gitu kan
tapi dengan adanya perjanjian yang dikeluarkan oleh eh lembaga yang profesional ya bisa diukur outputnya Jelas ya komitmennya ada saya rasa perjanjian itu biasanya dengan lembaga itu lebih kuat Pak karena Apple to Apple kalau i sebaier ya akan diremehkan tapi ketika pelaku usaha mohon Maaflah Bapak sebagai pemilik gedung saya sebagai supplier jasa security ya kan Iya bapak bikin pekerjaan Apple to Apple head to head itu bisnis to bisnis Oke pak saya taruh tuh pak Sugiono di apa eh building Bapak apartemen Bapak berapa Bayarnya Wah dia udah pangkatnya Jenderal Pak saya kasih berapa gitu ada strnya tapi
kalau bapak sendiri datang Anda siapa Nah itu yang penting oleh karena itu jawabannya adalah perjanjian penting ya supaya mengerti tentang klausul hak dan kewajiban masing-masing pihak cuma yang jadi pertanyaannya Siapa yang mengikatkan diri dalam eh perjanjian tersebut pihaknya siapa Kalau kita bisa setara sepadan maka Insyaallah eh norma ataupun nilainya akan pas gitu Tapi kalau kita enggak sebanding enggak selevel Saya rasa terjadi ya mohon maaf ee penyalahgunaan ataupun tidak sesuai dengan yang kita harapkan intinya begitu Pak subiono Ya siap siap siap kasih paham pak ya terima kasih kasih baik luar biasa kita lanjut ke penanya berikut
silakan Pak Herry Arial bisa dibuka miknya Pak Dan disampaikan Oh oke Baik Makasih ee Makasih mas pas ee yang saya hormati pak Ali Fauzan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh para peserta calon penyelia halal yang berbahagia ee Saya ingin bertanya ini ee sifatnya seperti ee Minta pendapat atau Bagaimana menurut Pak Ali Fauzan bahwa apa yang Bapak sampaikan dari pemaparan tadi memang ee sangat ee terkonsep dengan baik dan ter Ee terencana dengan baik juga Karena saya rasa itu Itulah satu standar mengacu kepada ee negara yang memiliki ee aturan penerbitan sertifikat halal dalam rangka melindungi konsumen atau e masyarakat
Indonesia untuk ee menjamin ee pelaku usaha dalam ee apa memproduksi produknya dalam hal sertifikat halal Nah dari pemaparan Bapak tadi Mungkin saya pengin Minta pendapat menurut Pak aliuzan kita tahu Bahwa saya Perkenalkan saya Heri dari Batam Kepulauan Riau bahwa pelaku usaha di Batam ini ada juga PMA yang yang melakukan produksiah istilahnya membutuhkan sertifikat halalanggap ee dosislah atau apa E seperti itulah namanya tapi kalau dari PMA itu mungkin saja mereka berasal dari Malaysia Nah kalau seandainya dari Malaysia mungkin kita tahu bahwa Malaysia itu merupakan satu negara ee Islam ya Negara Islam ee mendeklare sebagai negara Islam
nah Setahu kita bahwa penerbitan sertifikat halal di sana itu sangat Strik nah sangat Strik dan ketat Saya rasa yang Bapak sampaikan juga itu juga mengacu kepada standar Strik eh Indonesia ee bukan hanya Malaysia saja nah seandainya yang bapak lihat pengalaman Bapak acuan daripada Malaysia itu menerbitkan sertifikat halal dengan standar eh Strik mereka dengan kita apakah EE dari sisi mana yang yang bapak bisa melihat bahwa kita memiliki satu Kelebihan tersendiri dalam hal ee melakukan suu penerbitan sertifikat halal menurut ee bpjph yang dibantu oleh auditor dan penyelia halal di lapangan ya tentunya dibantu juga oleh komisi patwa
l istilahnya seperti itu Pak Itu yang yang pertama menurut Bapak perbandingannya l Seperti apa Nah yang kedua Apakah kita nanti sebagai penyelia halal ini ee kan kalau bapak sampaikan bahwa auditor itu sepertinya memang kita yang harus Mendampingi auditor ya penyelia artinya juga eh dari sisi profesionalitas memang auditor lebih ee bersertifikatlah duluan tapi penyelia dari sisi ee sertifikasi mungkin mereka baru atau kita baru ee memperoleh sertifikat Tapi berarti pengetahuan tentang ee produk itu berhalal atau belum atau tidak Itu kan tentu kita mengacu P pengalaman atau jam terbang masing-masing daripada individunya saya Rasa begitu nah kalau auditor
itu selama ini kan saya lihat mungkin mereka berada di ee lph-nya pemerintah Nah apakah auditor itu bisa terbuka untuk kita ya dari pihak ketiga dan apakah eh apa namanya auditor itu sendiri Ee tidak harus dari pihak pemerintah atau bagaimana Nah yang kedua nah sedangkan auditor sendiri kalau menurut eh apa namanya kepkaban nomor 22 tahun 2024 itu ada tarif sendiri gitu nah Apakah itu tarif Harus rigid artinya eh pasti dan Apakah bisa menyesuaikan dengan ee di lapangan karena kalau kalau tarif auditor itu menurut ee kepkaban nomor 22 tahun 2024 kan ada harga yang ditetapkan Nah apakah
itu ee bisa menyesuaikan yang kedua nah yang selanjutnya ee apaak [Musik] ee mungkin itu sajal pak ya mungkin kita sudah hampir mohon dekat ti Terima kasih Atas Jawabannya ee mas pas dan Pak Ali Fauzan Akhirnya saya ucapkan terima kasih kembali asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam silakan Pak Faan I Makasih Pak Heri ya terkait dengan standar halal Malaysia dan mekanisme penyelenggaraan sertifikasi halal di Malaysia itu berbeda dengan Indonesia Malaysia itu intinya mirip seperti Indonesia sebelum ada ppjph sebelum ada undang-undang 2014 33 2014 apa yang menjadi mirip yang miripnya adalah semua diatur dan diurus sama satu instansi Pak
namanya jakim ya jawatan keagamaan Malaysia Jadi Bapak mau apa urus sertifikat halal tinggal kejakin daftar di sana mereka yang periksa mereka yang keluarkan prosesnya mirip seperti dahulu eh sebelum Ada bpcph apa dampaknya dampaknya ada semacam Eh apa pelaksanaan tunggal sertifikasi halal lembaganya yang kedua tidak partisipatif Pak ya Tidak melibatkan yang lain Yang ketiga ini yang jadi permasalahan Pak terkait dengan pengawasan ketika di at oleh satu lembaga dan tidak melibatkan pihak lain dari sisi sertifikasi Pak ya bukan dari sisi yang lain ya itu akibatnya apa pengawasannya lemah Pak Nah Oleh karena Itu mekanisme penyelenggaraan itu lebih
Advance dibandingkan mereka Kenapa karena kita prosesnya adalah penyelenggaraan jaminan produk halal artinya penyelenggaraan adalah kita mengharmonisasi mengajak melibatkan semua pihak yang punya kepentingan dan terkait dengan penyelenggaraan maka kita lakukan pemisahan antara Administrator pemeriksa dan pemberi ketetapan halal ya outputnya apa outputnya lebih ketika kita banyak elemen yang terlibat tapi kalau hanya satu instansi maka potensi pelanggaran khususnya terkait dengan penyalahgunaan penerbitan sertifikat itu lebih tinggi Pak Tapi kalau sekarang mohon maaf Bapak Ibu ketika meminta pbjp yang maarkan sertifikat halal itu tidak bisa Kenapa Karena yang mengeluarkan sertifikat itu bpjph tapi basisnya harus ada MUI I kan MUI
tidak bisa mengeluarkan ketetapan halal ketika lph tidak memberikan rekomendasi dan telah melakukan pemeriksaan gitu loh Oleh karena itu penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia lebih kompleks tapi hasilnya lebih profesional masing-masing punya Independensi masing-masing lebih profesional ya kemudian pengawasannya kita libatkan seluruh elemen bahkan masyarakat terlibat ya Mohon maaf ini berbasis apa yang saya lihat dan saya rasakan dan saya lakukan observasi dan wawancara langsung kepada mereka jakim waktu itu di Penang Pak mereka ada jawatan kuasa juga keagamaan saya tanya Bagaimana anda bisa mengontrol terkait Sertifikat hal yang ada di area Anda Wah itu dia pak pertanyaan yang
susah saya untuk masuk klan saja masuk perusahaan saja itu repot Pak even kita melakukan investigasi atau monitoring ke perusahaan ya kalau seperti itu bagaimana kontrolnya Oleh karena itu ketika kita bertemu ya pertama kali ada pejabatnya ke Kiai Maruf Amin sebagai ketua umum mu mereka Eh Pak Kiai mengatakan hal yang penting yang kita tidak bisa mampu Lakukan adalah bagaimana mengontrol terkait sertifikat halal itu MUI tidak punya kuasa Maka potensi-potensi pelanggaran pemalsuan dan lainnya ya sudah kita kadang susah membedakan mana yang benar mana yang tidak gitu Oleh karena itu pertanyaan dari Pak her eh terkait dengan standar
halal MUI apa eh Malaysia satu memang Malaysia punya eh lembaga namanya jakim yang kedua mekanisme sertifikasi halal mereka keluarkan dari Langsung dari satu instansi namanya jakim ada banyak elemen lain tapi sifatnya support ya Eh ada mereka namanya HDC Ya Halal development center atau apa untuk pengembangan ekspansi untuk produk-produk halal tapi bukan terkait sertifikasi tapi beda dengan bpjph beda dengan pemer Indonesia mereka melibatkan semua akademisi Ya semua lembaga pendidikan semua Yayasan semua masyarakat bahkan kita dipanggil dan Terpanggil untuk bisa memberikan kontribusi eh profesional dari sisi penyelihan halal intinya seperti itu Pak dan ini di Indonesia sangat
unik dan itu sangat diapresiasi oleh lembaga-lembaga lain justru kita punya imparsialitas yang cukup tinggi terkait hal itu kemudian terkait dengan eh pmai ya kalau terkait perusahaan eh asing modal asing kalau memang di Indonesia maka sertifikasi halalnya di Indonesia kecuali kalau di luar negeri tapi eh yang penting adalah tadi Pak Heri fokuskan adalah standar halalnya nah standar halal Indonesia tentunya masing-masing berbeda secara prinsip sih Indonesia lebih kuat ya karena kita menganut namanya trility jadi dari hulu sampai hilirnya harus dipastikan kehalalan produknya tapi di Malaysia secara umum mereka punya konsep bahwa eh ada kecenderungan banyak hal yang
sifatnya meringankan dan cenderung Pengabaian lah kalau dalam sisi ekonomi kalau tahu ada namanya konsep haram ya kalau terjadi percampuran antara halal dan haram kalau di Indonesia ya Katakanlah di luar negeri katakan di Saudi sebagaimana haram jadi lebih diutamakan dan diprioritaskan adalah yang haram tapi kalau di malaysia jadi lebih cenderung dikuatkan Sisi halalnya Ya jadi e konsep standarnya secara umum seperti itu pak jadi contohnya lebih gampang gini kalau seandainya ada roti keampur dengan najis ini hukumnya najis apa enggak Pak ya kan kalau orang berpikirnya ya sudah kalau ketama najis Ya sudah najisnya berarti berarti jadi najis
semua berarti jadi haram tapi ada enggak l kalau Indonesia enggak kita lihat bisa enggak dimitigasi bisa enggak ditafsil dipisahkan dan yang lainnya Nah itu kita lebih rigid Pak seperti itu Karena memang mekanisme dan SDM dan infrastrukturnya kita sangat memungkinkan Oleh karena itu kebijakan trability sangat memungkinkan kemudian kalau ditanya terkait dengan penyelia bisa enggak jadi auditor ya Bisa sekali Pak kalau memang Pak Heri punya latar belakang background yang sesuai contohnya sarjana minimal akademiknya Kemudian dari sisi background pendidikannya adalah kimia Biologi atau kesehatan peternakan dan yang lainnya kalau memang punya background seperti itu atau Farmasi silakan Pak
Heri bisa naik menjadi eh auditor ya cuma eh harus di diikirkan Apa bedanya auditor dan penyelia penyelia itu standar biaya eh profesinya itu diserahkan kepada pelaku usaha tidak ada red khusus tapi kalau auditor ya sesuai dengan perkaban yang tadi disebutkan oleh Pak Heri itu punya Standar biaya pemeriksaan ya contohnya setiap kali satu pemeriksaan katakan r00.000 atau r50.000 itu punya rate-nya Pak ya karena kerjanya Cuma Satu kali saat pemeriksaan tapi kalau penyelia itu kan Kerjanya Kan setiap saat Pak engak bisa kita atur kita setting Cuma 1 tahun sekali 2 tahun sekali atau S bulan sekali ggak
bisa karena dia harus in di pelaku usaha dia harus bertanggung jawab penuh gitu Loh beda dengan auditor datangnya cuma satu kali dalam saat audit begitu Pak oleh Karen itu auditor kita atur standar biayanya supaya pelaku usaha tidak terberat terbebani dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk sertifikasi halal ya bukan untuk melaksanakan kewajiban sebagai industri yang bergerak dan komitmen di bidang halal saya rasaikian pak Ya baikbaik Pak Makasih Pak ya dan teman-teman Mas Makasih sama-sama Pak kitaanjut ya Bapak dan Ibu keenanya berikut silakan Pak Syarif Fatoni bisa dibuka miknya Dan disampaikan mungkin bisa disebutkan dulu asalnya dari
mana Pak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikum eh terima kasih Mas pas eh terima kasih Pak Ali Fauzan yang sudah menyampaikan materinya dengan Sangat eh apa sistematis ya sehing dipahami eh nama saya asal dari Palembang Sumatera Selatan eh ada yang mau saya tanyakan tadi Pak Mungkin karena saya eh tidak terlalu paham eh apa bedanya Apakah penyelia halal e dalam hal ini eh tidak termasuk dalam te manajemen halal perusahaan kalau misalnya Seandainya eh penyelia halalnya lebih dari satu gitu tidak otomatis gitu ya Apa itu apa ada mekanisme sendiri malah tadi Saya dengar ee ee bahwa penyeria halal itu
bisa ee di bisa naik level gitu menjadi tim manajemen halal gitu Itu maksudnya bagaimana gitu pak ee itu yang pertama Kemudian yang kedua ee yang saya tangkap itu Pak kan ee sebelum proses keluarnya sertifikat Halal berarti eh eh biaya biaya yang dikeluarkan ee oleh pu itu ee hanya ee terkait dengan biaya sertifikat halal ya Ee kemudian ee biaya ee kontribusi kita selaku penyelia halal itu ee baru dihitungangkap gitu Apa benar apa tidak kemudian ee apakah EE [Musik] e perusahaan itu Itu dilakukan sebelum terbitnya sertifikat halal gitu eh biaya kontribusi selaku penyelia halal untuk selanjutnya ke
depan gitu Apakah disepakati sebelum terbitnya sertifikat halal nah seandainya ini Kalau saya sendiri sih Eh memang Halo pak Syarif Wah ini sepertinya kelempar pak syarifnya pak Fauzan Oke baik kita tunggu dulu sambil kita tunggu boleh kita bacakan dulu yang EE Halo I Pak Ya silakan Pak Syarif ee ee kemudian ee Apakah Eh ini kalau saya sih Eh kan karena kita ada asosiasi nih Eh kalau menurut saya sih daripada saya jalan sendiri lebih baik e berada di dalam asosiasi gitu Apakah eh kan nanti kan memang e antara pu dengan asosiasi kan yang melakukan kesepakatan Apakah saya
selaku penyelia halal eh dalam hal ini terlibat atau tidak Gitu Pak dalam melakukan kesepakatan tersebut Eh mungkin itu dulu dari saya wabillahi Taufik walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Pak Makasih Makasih Pak ya pertanyaan terkait dengan eh pertanyaan terkait kontribusi ya pert terit manajemen halal itu lebih luas dibandingkan penyeli Halal ya kalau penyeli halal itu satu orang atau beberapa orang yang memang satu secara kompetensi dia diberikan atau sesuai dengan ee standar yang sudah ditetapkan dibuktikan dengan sertifikat pelatihan dan uji kompetensi itu penyelia itu Dia ee fokus pada sisi ee ee menjaga atau melaksanakan
atau menerapkan sistem jaminan produk halal di perusahaan Terus apa bedanya dengan Manajemen kalau manajemen halal adalah mereka atau ee pihak-pihak yang terlibat atau personil-personil yang terlibat dalam proses penerapan ee scph itu sendiri mereka tidak diharuskan untuk mengikuti ee pelatihan atau diklat yang kedua mereka juga tidak diwajibkan untuk mengerti dan mengikuti atau memperoleh uji kompetensi bnsp mereka tidak diatur oleh EE Negara tapi itu menjadi kebutuhan industri gitu jumlahnya banyak sesuai dengan kepentingan industri sendiri contohnya ketika pelaku usaha besar Katakanlah dia punya cabang dia punya pabrik yang berbeda-beda ya kan dia punya titik distribusi beda-beda ya kan
mereka tidak mungkin dijadikan semuanya jadi penyelia tapi tugas mereka ada Keterkaitan langsung dengan proses kerja penyelia contohnya saya bagian gudang Pak Ya saya kepala gudang ketika bapak melaksan ya Mak pasti bapak akan mempertanyakan Posisi saya sejauh mana konsistensi saya untuk menjaga ee penerapan sjph itu maka oleh manajemen akan ditunjuk sebagai eh personil manajemen halal biasanya mereka akan keluarkan SK ya SK manajemen halal sat Katakanlah pakarif Rahmat atau sebagai Penyeli halal ya yang kedua eh masas sebagai Kepala Divisi pergudangan Katakanlah manajemennya hal dan mereka perusahaan SK karena konsekuensinya ketika Pak melakukan audit semua yang terant diu
harus terlibat dan mau mengeksekusi yang kedua boleh engak kalau se penyel halal naik peringkat sebagai te manajemen secaras biasanya peny itu mas man juga mohon maaf Katakanlah perusahaan tidak lagi menunjuk saya Sebagai penyeli halal tapi masuk ke team manajemen Karena saya lebih incas kepada produksi nah tapi tidak fokus kepada Sisi pengendalian jaminan produk hal secara umum karena kalau saya itu sudah lintas divisi ya kan lah itu bisa juga terjadi perubahan seperti itu yang penting mekanisme dan prosedurnya terpenuhi itu diserahkan ke pada industri saja begitu Pak ya kemudian Bagaimana menghitung kontribusi Penyelia satu dibedakan antara penyelia
itu adalah kebutuhan industri bukan kebutuhan sertifikasi kalau keuhan industri maka industri yang menghitung berapa banyak yang dibutuhkan penyeliannya dan berapa banyak yang sekiranya kita bisa berikan ataupun perusahaan bisa berikan kepada penyelia jadi itu menjadi untuk industri sendiri dan itu dibayarkan langsung Kepada penyelia atau kepada pekerja secara umum karena penyil itu bagian daripada pekerja walaupun sifatnya kontraktual nah tapi beda hal dengan sertifikasi Oleh karena itu Pembayaran penyelia jasa penyelia itu tidak hanya hanya tergantung pada output sertifikasi halal gitu Bapak Ibu sebagai penyel sebelumbtifik ih halal Kalau itu ada suatu komitmen untuk bisa mempersiapkan Dan yang lainnya
Bapak Ibu harus layak dibayar gitu loh jangan kesnya setelah sertifikat halal itu saja baru dibayar tapi sebelum itu tidak dibayar ya atau setelahnya pun tidak dibayar lah itu enggak bisa juga anda posisinya adalah penyelia bertanggung jawab sebelum dan sesudah sertifikat halal itu keluar maka itu menjadi beban industri beban usaha untuk membayar jasa profesi anda Oke jadi pembayarannya disesuaikan Dengan kontrak yang diberikan Pak jadi tidak terlibat langsung tidak secara langsung patoknya adalah sertifikasi karena kebutuhannya berbeda kalau sertifikasi kebutuhannya adalah kebutuhan untuk eksternal ya kebutuhan untukph sebagai administrator kebutuhan pen apa lph sebagai audit atau pemeriksaan atau
komisi fatwa ituutan eksternal yang harus dibayarkan tap industri Ya anda sebagai penyelia bagian daripada cost operasional industri yang Harus dibayar gitu Jadi tolong dibedakan kalau enggak dibedakan nanti kesannya bahwa sertifikasi halal itu mahal Gitu ya Gitu ya Pak ya Eh menghitungnya gimana ya menghitungnya kita harus sampaikan apa tui tugas fungsi anda sebagai penyelia kita berikan kepada eh apa namanya pelaku usaha supaya mereka bisa menghitung jasa profesional Nah kalau memang ternyata tidak ada titik temu ya kita bisa berikan ini red saya loh Pak Ipi saya Loh jam terbang saya loh gitu kan dengan hasil profesionalisme itu
maka Apa pelaku usaha bisa membayar sesuai dengan e standar yang eh selayak Oleh karena itu seharusnya penyelia itu di atas eh standar eh e biaya dari ee keumuman pekerja secara umum Pak p karena beban dan tanggung jawabnya lebih besaritu ya kemudian Apakah boleh terlibat pelaku apa penyeliat dalam kontrak itu sebenarnya boleh-boleh saja Karena ini kontraknya adalah kita sebagai penerima manfaat atas eh hasil dari kontrak itu maka kita bisa saling eh diskusi will solution tapi posisi asosiasi ya kalau asosiasi lebih cenderung kepada normanya tapi kalau standar biaya biasanya ke perusahaan kita induk induknya ke mana Katakanlah
mohon maaf Katakanlah ke suwakarta ya biar nanti suwakarta melakukan diskusi diskusi negosiasi bisnis to bisnis tapi eh kita berikan informasi dan bisa Menerima atau menolak terkait dengan biaya tersebut contohnya Katakanlah swakarta memberikan standar biaya Sudahlah 5 juta 1 bulan nah dinegosiasikan ke Apa pelaku usaha pelaku usaha mintanya 4 juta atau R juta terserah nanti penyeli Anda mau enggak dibayar seperti itu kalau memang mau Ya silakan dilanjutkan tapi itu sifatnya bisnis ya Pak pemerintah tidak mengatur Sisi itu itu sesuaikan dengan Eh istilahnya Kalau bahasa agama itu Antaradin saling Rida saja Pak Tapi bapak sebagai penyelia punya
hak untuk menerima atau menolak atau memberikan masukan nah saya rasa begitu Pak Syarif ya apa yang sekiranya saya bisa tangkap dari pertanyaan ya ee Terima kasih Pak Al cukup mengerti saya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh baik luar biasa sekali Pak izin ada satu pertanyaan terakhir yang Belum terjawab yang ada di chat zoom Pak ini ada pertanyaan dari Pak terkait dengan form audit internal yang tadi dipaparkan o Pak itu itu buat sendi atau sudah ada patokan dari PH Pak Pak engakak apa mau apa cabut sudah selesaiak oke eh formnya bisa kita modifikasi ya Mas
ya Tapi secara substansi itu hampir sama l kurang lebih seperti itu Oke Baik baik begitu Pak Mungkin ada tanggapan dulu Pak dari Pak silakan bisa dibuka micnya Pak atau sudah cukup terjawab E saya kira sudah cukup itu aja terima kasih Pak Ali sama-sama Pak asruling Baik eh luar biasa sekali ini pertanyaan yang lainnya tadi sudah terwakilkan terjawab dari pertanyaan langsung ya Bapak dan Ibu mungkin kita cukupkan dulu ya sesi tanya jawab dan diskusi kita Pada kesempatan kali ini ee luar biasa sekali bapak dan ibu acara kita berjalan dengan lancar tanpa adanya Hambatan saya ucapkan terima
kasih banyak kepada narasumber kita Bapak Ali Fauzan Terima kasih Pak atas sharingnya atas materinya pada kelas kali ini Semoga apa yang kita dengarkan dan apa yang kita diskusikan dapat bermanfaat untuk kita semua dan semakin memudahkan kita untuk membantu pelaku usaha dalam mendapatkan sertifikasi halal e mungkin sebagai penutup ada hal atauat yang ingin disampaikan dari Pak Silakanak Mak kasih mas eh Pertama eh teman-teman penyelia ataupun calon penyelia bahwa audit internal ini adalah hal yang penting yang krusial yang Bapak Ibu harus lakukan untuk bisa ee mempotret dan melaksanakan tugas fungsi daripada penyelia itu sendiri yang kedua ini
adalah bentuk mekanisme kontrol dari bapak ibu terkait dengan komitmen pelaku usaha untuk melakukan eh proses i di bidang halal Oleh karena itu ee posisi Bapak Ibu Bukan hanya sebagai ee nama yang digunakan dalam ee dokumen sjph tapi nama yang harus bertanggung jawab terkait konsistensi eh penerapan sjph tersebut oleh karena itu audit internal adalah bentuk eh implementasi dari peran Bapak Ibu sebagai penyel halal dan bentuk pertanggungjawaban Bapak Ibu sebagai penyel kepada eh industri dan kepada masyarakat dan kepada regulator dalam hal pemerintah oleh karena itu eh tolong dipahami dilakukan secara Maksimal peran sebagai Auditor internal atau penyelia
di industri kurang lebih demikian Mas Terima kasih baik terima kasih banyak pakan baik eh Bapak dan Ibu Alhamdulillah acara sudah selesai mungkin sebagai penutup kita lakukan dokumentasi lagi bapak dan ibu boleh dibuka lagi kameranya Oke Baik sudah siap ya Bapak dan Ibu kita ambil dengan cara capture satu Dua t Oke lanjut slide yang ke berikutnya satu dua tiga oke lanjut Oke sat du t terakhir Bapak dan Ibu sat du t Oke Baik luar biasa sekali terima kasih dan ibu atas kehadirannya atas partisipasinya pada kelas hari ini ee kita kemu kembali di besok ya hari selasaasih
mungk kita cukupkan dulu tis kita dengan bersama-sama melafazkan Hamdah dan Alhamdulillah [Musik] alhamdulillahamhakallah Terima kasih banyak atas mohon Maf ada salah kata saya akhiri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumamalam warahmatullahi wabarakatuh