[Musik] [Tepuk tangan] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah bisukrillahtillah la wata illa Billah nahmaduhuagfiru an sahabat Muhibbin kaum muslimin wal muslimat yang saya banggakan Alhamdulillah pada kesempatan hari ini kita sanggup melaksanakan puasa Ramadan dengan beberapa ritual keagamaan dan ritual-ritual keagamaan yang sifatnya di situ dilimpatan oleh Allah taala sahabat kaum muslimin wal muslimat yang berbahagia pada kesempatan Hari ini saya hadir dalam penuh rasa sukacita dan penuh Membawa Cinta dan memproses dengan cinta sehingga akan saya sampaikan dengan penuh cinta dan suka kasih sayang hari ini saya akan memberikan ilmu-ilmu tentang cinta terkait dengan iktikaf sahabat kaum muslimin wal muslimat
yang saya banggakan tentunya setiap umat Islam akan mengenal apa yang namanya iktikaf iktikaf itu merupakan salah satu ibadah sunah Yang disunahkan yang dimustahabahkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hukum dalam iktikaf yaitu hukumnya adalah sunah mustahabah yaitu sunah yang sangat dianjurkan kalau Ketika kita melihat sunah ee mustahabah Ini adalah bagian daripada bonus yang diberikan oleh Allah subhanahu wa taala di samping beberapa hal yang diwajibkan oleh Allah subhanahu wa taala tentunya syarat yang harus kita laksanakan di dalam melaksanakan iktikaf yang pertama adalah Islam yang kedua adalah berakal yang ketiga adalah suci dari hadas besar Apa itu hadas
besar yaitu haid nifas ee dalam posisi cinup maka orang-orang di situ tidak diizinkan untuk melaksanakan iktikaf syarat yang pertama adalah Islam bagi orang Islam itu disunahkan mustahabah untuk melaksanakan iktikaf Bagaimana dengan orang non mususlim silakan kalau mau berkunjung ke masjid silakan tidak masalah namun tidak berai pahala yang kedua berakal berakal itu bagi mereka orang yang memiliki kesempurnaan akal dalam artian mereka bukan orang gila sahabat kaum muslimin yang berbahagia setelah turunnya syarat maka yang ketiga adalah rukun tentunya untuk melaksanakan kesempurnaan iktikaf rukun-rukun di dalam iktikaf yang pertama adalah niat yang kedua adalah berdiam diri di dalam
masjid yang ketiga adalah masjid yang keempat adalah mutqif atau orang yang beriktikaf kajian yang pertama apapun aktivitas dalam beribadah semuanya harus diawali dengan niat karena Innamal amalu bin niat poin pertama dalam syariat Islam itu adalah niat ketika aktivitas apapun tidak dilakukan dengan awalan niat maka tidak akan bernilai pahala banyak sekali orang masuk masjid banyak namun ketika mereka tidak melakukan niat maka tidak akan membuahkan pahala yang kedua harus berdiam diri berdiam diri harus menetap di dalam masjid bukan berarti dia tidak ada aktivitas iah maupun aktivitas yang diu fikriah aktivitas Ul ya berupa ucapanaksarakan zikir fikriah Muhasabah
di dalam nafsu dan sebagainya yang ketiga yaitu harus ada masjid rukun yang ketiga di dalam masjid kalau iktikaf itu harus di masjid di luar Masjid itu bukan iktikaf yang keempat itu adalah makif atau orang yang posisi dalam situ adalah orang yang melaksanakan iktikaf di dalam masjid jadi empat-empat itu harus ada kurang satu saja maka di situ tidak akan terpenuhi rukun-rukun iktikaf sahabat kaum muslimin yang saya banggakan Kemudian untuk selanjutnya kami akan menelaskan Kapan waktu yang tepat untuk dilaksanakan iktikaf secara umum iktikaf itu d dapat dilaksanakan kapanpun tapi tidak di mana pun di bulan Ramadan akan
lebih istimewa di akhir bulan Ramadan akan lebih Afdal di bulan non Ramadan itu boleh boleh saja karena kapan pun bisa saat kita masuk dalam masjid Rabbi habli dan sebagainya atau doa dan sebagainya maka kita Nawa ituu alikkaf lillahi taala otomatis mendapatkan poin di situ yaitu pahala kalau menurut Imam Syafi'i Kapan waktu yang digunakan dalam iktikafberapa lama yang harus digunakan kalau menurut Imam Syafi'i biqinah dengan kategori tumakninah paling tidak lebih sedikit daripada tumakninahnya salat kalau tumakn salat itu biq Subhanallah itu sudah cukup kamu lihat di di masjid mengucapkan Nawa itu ikkaf kemudian Jar lagi tidak masalah
cukup yang penting ada diam sebentar kemudian lanjut lagi aktivitas lain tapi kalau menurut Imam Maliki 24 jam itu yang dinamakan iktikaf kalau kita itu masuk di jam 6 pagi maka kita keluar di 6 Pagi juga itu iktikaf menurut Imam Maliki sahabat kaum musliminlimat yang berbahagia kalau tadi saya S kan kapanpun B dilaksanakan itu memang ada poin-poin tersendiri di luar Ramadan ada pahala di dalam Ramadan lebih banyak pahala 70 kali lipat di akhir bulan Ramadan akan lebih Afdal karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melaksanakan iktikaf di akhir-akhir bulan Ramadan seperti yang disampaikan oleh hadis dari Aisyah radhiallahu
anha Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan oleh sayidina Aisah Rasulullah itu melakukan iktikaf di 10 akhir bulan Ramadan hingga kemudian rasulullah wafat di tahun-tahun setelahnya dan kemudian Diteruskan oleh istri-istriia Ada apa dengan akhir Dian RAM kalau beberapa ulama ber pendapat 10 air di bulan Ramadan itu adalah hari-hari menjelang lailatul qadar bagaimanapun orang akan berebut merebutkan lailatul qadar karena ada keistimewaan tersendiri di Lailatul Qadar kirum min alfiahri satu malam Lailatul Qadar yang kita dapatkan akan lebih baik daripada eh 1000 Bulan Ramadan bayangkan 1000 Bulan Ramadan itu kalau kita hitung itu 83 tahun Apakah umur kita sampai
situ tidak akan mungkin itu sahabat rahimullahu taala kaum muslimin wal muslimat yang berbahagia Kemudian untuk tempat tempat itu yang pasti dilaksanakan di masjid masjid itu merupakan tempat yang digunakan oleh orang-orang Islam untuk berjamaah terutama untuk salat jumah ada ada masjid dan sebagainya namun kalau Masjid itu lebih spesial dilaksanakan di masjid karena masjid itu digunakan untuk jemah Jumat sahabat rahimullahu taala kemudian Apakah kita di dalam iktikaf itu Hanya berdiam diri oh tentunya tidak hanya ber tidak juga apa yang perlu kita lakukan yang pertama itu adalah qiamulail dalam rangka menjemput mencari lailatul qadar kita perbanyak lailatul qadar
atau perbanyak qiamulail salat-salat sunah tahajud istikharah dan sebagainya atau Birul wtin dan sebagainya karena aktivitas beribadah yang dilaksanakan di dalam Ramadan itu akan 70 kali lipat pahalanya kemudian Apa yang dilakukan kemudian Bertasbih berzikir tasbih itu ringan di mulut namun berat di dalam timbangan kemudian dicintai oleh Allah subhanahu wa taala istigfar berbanyaklah istigfar berbanyaklahya berdoa berbanyaklah mengangkat tangan karena Allah suatu saat akan turun tangan untuk memberikan maunahmaunah dan hidayah kepada kita kaum muslimin wal muslimat kemudian tentunya di dalam iktikaf itu bisa batal dalam beberapa kategori ketika kita itu tidak melaksanakan Konsekuensi apa yang membatalkan dalam iktikaf
yang pertama ketika orang itu melaku ee mendapati Adas besar dia di dalam masjid namun ketika dia ketiduran ketika dia itu bermimpi basah atau ketika iktikaf dia tiba datang haid dan sebagainya otomatis langsung Batal Itu iktikafnya yang kedua apa gila di dalam masjid apakah tidak akan mengimp gila bisa jadi ketika dia setes kemudian Gilar dan sebagainya otomatis dia batal dalam iktikafnya yang ketiga apa yang ketiga adalah murtad ketika sudah diniati ketika dia masuk masjid dan sebagainya tiba-tiba dia ada gangguan dan sebagainya yang membuat dia murtad otomatis juga akan batal sahabat rahimullah taala yang kami banggakan yang
terakhir yang pada poinnya yang perlu kita dapatkan di sini yang kita kembangkan yang saya sampaikan di sini Yang pertama adalah keutamaan dan keistimewaan apa yang kita dapatkan dalam iktikaf di sini tentu nya di dalam iktikaf itu yang pertama kita itu berusaha meningkatkan ibadah meningkatkan kekhusyukan mendekatkan diri kepada Allah taabud beribadah mendekatkan Allah subhanahu wa taala Apakah di luar di situ tidak ada ibadah tentunya tapi ini adalah di akhir bulan Ramadan akan lebih istimewa Kemudian yang kedua apa yang kedua adalah Mempererat hubungan interaksi kita kepada Tuhan kita yaitu Allah sub wa taala semakin kita dekat kepada
Allah seharusnya kita harus semakin mendekat kepada Allah bukan harus menjauh Semakin Cinta maka akan semakin dekat tidak menjauhi sahabat rahimahullahu taala keutamaan yang lain itu adalah masalah atau pengendalian diri Muhasabah diri Muhasabah diri itu mengintrospeksi sambing kita merenung di dalam masjid berzikir kita Muhasabah menghitung-hitung berapa dosa yang kita lakukan apa yang saya lakukan Apa pahala yang sudah dapatkan Apa dosa yang telah saya lakukan dan sebagai Muhasabah menghitung-hitung diri atau istilahnya mengevaluasi diri yang keempat apa menahan diri dari segala gangguan dunia ketika kita sudah masuk di dalam masjid otomatis kita itu akan terhindar dengan masalah-masalah dunia
Apa karena otomatis dalam dunia itu ada yang namanya dorong-ongan yang melibatkan nafsu ketika kita itu harus berusaha untuk zuhud zuhud itu berarti berusaha untuk melomakkan dunia bukan berarti kita meninggalkan dunia tapi istilahnya zuhud itu tidak terlalu cinta kepada dunia tapi kita tetap berada di dunia kemudian keistimewaan yang lain karena tadi yang pertama itu adalah sunah maka otomatis itu kita akan mendapatkan pahala dan ini poin bonusnya adalah 70 kali lipat daripada pahala-pahala yang dilak laksanakan di selain bulan Ramadan yang selanjutnya itu ada upaya untuk meraih lailatul qadar karena la lailatul qadar ini para ulama bersepakat bahwa
di 10 akhir di bulan Ramadan itu adalah turunnya Lailatul Qadar dan yang kaul paling rjah paling unggul itu adalah di tanggal-tanggal ganjil 21 23 25 27 29 kalau kita itu sibuk ambil tanggal ganjilnya kalau kita bisa memaksimalkan mengoptimalkan waktu maka ambil 10 ee akhir bulan Ramadan itu sahabat kaum muslimin yang berbahagia tentunya itulah yang dapat saya sampaikan semoga apapun yang saya dapat saya sampaikan kurang ee bermanfaat untuk kita semuanya dan kita diberi kesehatan kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan ibadah di dalam bulan Ramadan terutama untuk iktikaf kurang lebihnyaam asamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]