[musik] Halo semuanya, kembali lagi dengan saya Seru Kuatkan di Kartika Podcast. Hari ini kita kedatangan narasumber yang sangat istimewa. Beliau adalah Kepala BPTWP Angkatan Darat yang akan mengupas tuntas permasalahan perumahan prajurit.
Dan telah hadir bersama kita yaitu Brickjen TNI Joko Prianto, Esos MM CGRA. Selamat datang Bapak di Kartika Podcast TNI Angkatan Darat. Terima kasih.
Baik Bapak mengawali perbincangan kita hari ini bisa perkenalan diri dulu nih ke teman-teman KTK Podcast. Eh nama saya Joko Prianto ee pangkat Brigadil Jenderal TNI. Saat ini saya bertugas sebagai Kepala BPTWP Angkatan Darat.
Siap, Bapak. Sudah berapa lama izin, Pak, berdinas di TWP Angkatan Darat? Saya berdinas di TWP Angkatan Darat sudah ee 3 bulan.
Baik, kan ini program TWPAD ini kan sudah berjalan lama ya, Pak. Ya, mungkin bisa ee dijelaskan tugas BPTWPAD ini itu seperti apa, Bapak? Ee TWPAD merupakan badan ekstruktural Angkatan Darat.
ee yang bertugas pokok membantu kasat di dalam pengelolaan tabungan wajib perumahan angkatan darat ee di bidang perumahan non dinas yang tujuannya ee mendukung tugas pokok untuk pengadaan rumah non dinas. Baik, Bapak. Kalau dari kaca mata Bapak sendiri nih, lebih baik memiliki rumah dulu atau barang konsumtif lainnya?
Mungkin Mbak Nia pernah mendengar ee istilah ya atau pepatah bahwa rumahku adalah surgaku ya. Di mana rumah itu tempat kita membangun keluarga, tempat kita bersosialisasi dengan keluarga, tempat kita beristirahat. Kan begitu ya.
Selain itu juga rumah sebagai tinggal tempat tempat tinggal kita sampai kita ee hari tua dan juga rumah dapat diwariskan kepada anak-anak kita. Itu rumah. Selain itu juga rumah sebagai barang investasi yang sangat baik.
Kenapa saya bilang sangat baik? karena harga tanah maupun harga rumah itu tidak pernah turun bahkan cenderung dan selalu naik tentunya disesuaikan dengan perkembangan tata kota ya. Ee memang ada hak untuk menempati rumah dinas bagi prajurit-prajurit yang masih aktif.
Tapi perlu juga diketahui bahwa menempati rumah dinas itu ada batasnya. Ketika prajurit tersebut sudah pensiun, mutasi jabatan ataupun ee meninggal ataupun bahkan diberhentikan dengan tidak hormat, prajurit tersebut harus meninggalkan rumah dinas atau asrama tersebut gitu ya. Baik, Bapak ee dan juga kenapa ee dalam membeli rumah non dinas ini sangat perlu dilakukan saat ini?
Sementara prajurit ee TNI angkatan angkatan darat ini masih di rumah dinas, Bapak? Iya. Jadi begini ee tanah lokasi perumahan itu makin hari kan makin jauh dari ee perkotaan.
Heeh. Kalau sekarang mungkin mungkin ya jaraknya hanya 5 kilo. Tapi 5 10 tahun ke depan kan enggak mungkin tetap 5 kilo.
Karena apa? Tanah itu tidak pernah bertambah. Tapi manusia itu kan selalu bertambah.
Betul. Sehingga tentu akan bergeser makin menjauh. Itu yang pertama.
Kemudian yang kedua juga di saat dinas itu ee penghasilan kita kan tetap sehingga akan memudahkan kita kalau kita mengambil KPR kan gitu ya. Siap. Kemudian juga harga rumah juga semakin hari kan tentu semakin mahal.
Enggak ada ceritanya mungkin ya rumah itu harganya turun. Tapi kalau kita taruhlah kita membeli ee kendaraan atau membelikan ee HP yang yang anak-anak muda sekarang ni yang yang paling disenangi kan itu. Itu enggak ada ceritanya harga mobil itu semakin hari semakin naik.
Mobil yang kita ee kita miliki loh ya, bukan harga mobil di pasaran. Tapi kalau rumah kan tetap akan naik. Kira-kira seperti itu ya.
Selain itu juga mungkin kan seperti yang tadi di depan saya sampaikan bahwa tanah itu tidak akan pernah bertambah dan populasi orang itu terus bertambah terus bertambah terus ya. Baik. Baik Bapak.
Lalu apa nih keuntungan membeli rumah dengan fasilitas kredit pemilik rumah atau KPR? ee dengan kita memanfaatkan fasilitas KPR itunya tentunya ee kita dapat membayar rumah itu secara angsuran. Jadi tidak harus cash karena mungkin akan sulit ya kalau kita harus membayar dalam bentuk cash karena kan harga rumah kan sangat mahal.
Kalau kita mengambil pada saat awal-awal kita berinas itu kita punya waktu relatif panjang karena kan dalam KPR itu kita kita sudah membagi. Ada yang tenornya 5 tahun, ada yang tenornya 10 tahun, ada yang tenornya 15 tahun, bahkan bisa sampai 20 tahun. Dengan panjangnya waktu kita berinas, panjangnya tenor yang diberikan, ini akan memudahkan kita untuk mengangsur setiap bulannya, untuk memiliki rumah.
Selain itu juga kan kita kita juga mungkin sama-sama tahu bahwa harga tanah, harga rumah itu kalau naik itu kan cukup signifikan. Itu betul cukup signifikan. Sementara kalau kita mengambil fasilitas KPR kita ngambil sekarang dengan kita kita ngambil 10 tahun ke depan itu akan berbeda.
Kalau kita ngambil sekarang mungkin cicilannya hanya sekitar Rp1. 200 200. Tapi 10 tahun ke depan kan tidak mungkin cicilan itu akan tetap kan gitu.
Itu salah satu keuntungannya. Sedangkan kenaikan gaji kita mungkin tidak terlalu signifikan kalau dihadapkan dengan kenaikan harga tanah maupun harga rumah. Baik, Bapak.
Berarti kan itu tadi paling paling ee lama itu 15 tahun atau 20 tahun ya, Bapak. Itu cicilannya berarti flat ya? Cicilannya flat.
Flat. Cicilannya tetap ya. Baik, Bapak.
Lalu apa manfaat TWPAD bagi prajurit baik sebagai tabungan maupun untuk pembiayaan KPR pembelian rumah? Kalau untuk sebagai tabungan itu seluruh personil TNI Angkatan Darat Heeh. itu nanti ee akan menerima Baltap pada saat yang bersangkutan mengakhiri masa dinas, baik itu pensiun maupun ee meninggal ataupun diberhentikan dengan tidak hormat itu akan akan dikembalikan seluruh tabungannya dan akan mendapat tambahan bunga sebesar 3,5%.
Itu untuk yang ee untuk yang mengambil maupun yang tidak mengambil. Oh, gitu. untuk yang mengambil atau menggunakan fasilitas KPR maupun yang tidak menggunakan fasilitas KPR.
Baik, Pak. I kemudian ee kita bisa membandingkan kalau kita menggunakan fasilitas KPR menggunakan bank umum. Kalau di TWP itu kan bunganya flat hanya 5%.
Kalau tapi kalau di bank umum itu bunganya berkisar antara 8 sampai 10%. itu tergantung dari ee suku bunga di luaran. Kemudian juga bunga dari dana yang tersimpan di TWP bunganya itu digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit.
Di antaranya yang kebijakan Bapak Kasat itu adanya ee pemberian rumah gratis kepada prajurit-prajurit yang gugur di medan operasi. kemudian membangunkan ee sarana prasarana untuk satuan-satuan, membangunkan sekolah-sekolah untuk satuan-satuan. Kira-kira seperti itu.
Baik. Berarti kan bunganya itu dari kita untuk kita juga ya, Bapak. Betul.
Bunganya dari kita untuk kita juga. Baik, Bapak. Kemudian, bagaimana nih cara mengajukan pengembalian tabungan atau Baltap TWPAD?
Ya, Baltap itu memang banyak masih ada L ya ee anggota kita yang belum memahami Baltap. Baltap itu merupakan haknya prajurit dan yang pasti dia akan terima pada saat dia pada saat prajurit tersebut ee mengakhiri masa dinasnya. Baltap itu jumlahnya sama baik yang menggunakan fasilitas KPR maupun yang tidak menggunakan fasilitas KPR.
Begitu juga untuk ee prajurit-prajurit yang ataupun PNS PNS yang pindah UO itu akan diberikan pada saat dia pindah. Jadi bukan tidak e tidak menunggu PNS ini sampai pensiun. Umumnya kan kalau PNS itu kalau sudah pindah dari UO Angkatan Darat itu kan tidak tidak mungkinlah kawan balik lagi.
Makanya batapnya dikembalikan tentunya. di dalam ee mengajukan BALTAP ini ada persyaratan administrasi yang harus dilengkapi oleh si prajurit ee diajukan secara berjenjang melalui satuannya masing-masing. Baik, Bapak.
Lalu bagaimana cara membeli rumah dengan pembiayaan KPR yang aman dan juga tidak memberatkan prajurit? Hm. Ee yang pertama si prajurit perlu mempertimbangkan ee lokasi perumahan terhadap fasilitas-fasilitas umum.
Yang jelas harus menguntungkan si prajurit itu. Kemudian si prajurit juga harus melakukan verifikasi, mengecek baik itu sertifikat tanah, kemudian perizinan kawasan perumahan itu. Jangan sampai dia ngambil perumahan ternyata merupakan lahan yang tidak boleh dibangunkan untuk perumahan.
Itu berikutnya lagi tentunya setiap ee perumahan yang akan dibangun itu si developer atau si pengembang akan membangunkan satu rumah contoh. Prajurit bisa macek rumah contohnya. Kalau kira-kira menurut prajurit itu baik, prajurit bisa memilih.
Tapi kalau menurut prajurit itu tidak baik, ya prajurit tidak usah mengambil itu. Terus juga prajurit bisa membandingkan tentunya di satu kawasan perumahan itu kan ada pengembang-pengembang lain. Dia bisa membandingkan harga rumah yang ditawarkan di tempatnya dia dengan perumahan lain.
Bisa dia bandingkan. Kalau kira-kira harganya lebih mahal ya tidak usah diambil. Tapi saya berani menjamin ee pada umumnya rumah yang ditawarkan oleh developer yang bekerja sama dengan TWP itu pada umumnya akan lebih rendah dari perumahan-perumahan yang tidak bekerja sama dengan TWP ya.
Selanjutnya juga di dalam memilih rumah itu juga perlu didiskusikan kepada keluarga karena kan menempat yang banyak menempati rumah itu kan bukan cuma si prajurit sendiri, si prajurit dengan keluarganya dan juga tidak ada paksaan prajurit harus mengambil rumah. Kalau menurut prajurit dan keluarganya ini tidak baik, ya tidak perlu diambil. Selain itu juga prajurit juga perlu mempertimbangkan besaran penghasilan yang dia terima dihadapkan dengan jumlah angsuran yang harus dia bayar.
Jangan sampai angsuran ini memberatkan ee prajurit yang bersangkutan sehingga akan mengganggu ekonomi keluarganya. Baik. Yang Bapak tahu nih biasanya angsurannya itu berapa, Pak?
Angsuran prajurit sebelumnya ee bunganya 6% ya. sekarang sudah sesuai dengan kebijakan Bapak Kasar kita turunkan menjadi 5%. Jadi ee kalau kita mengambil kredit ee sekitar 175 juta per unit itu angsurannya berkisar antara 1,2 juta bergesis itu.
Itu akan lebih ringan lagi apabila si prajurit memiliki dana cash dia ee bayarkan untuk mengurangi ee nilai KPR-nya. Kira-kira seperti itu. Baik, Bapak.
Berarti memang TWPAD ini memberikan fasilitas yang sangat luar biasa dan tentunya ini bisa sangat dimanfaatkan nih untuk para prajurit sekalian. Ini harus manfaatkan nih fasilitas yang ada. Selanjutnya, bagaimana Pak nih prosedur mengajukan fasilitas KPR TWPAD untuk membeli rumah non dinas?
Prosedurnya sebetulnya enggak enggak terlalu sulit, Pak. Ya memang kita memang harus paham sehingga kita tidak akan menyalahi prosedur yang dietapkan. Yang pertama mungkin pejabat personil Kotama bersama dengan komandan satuan atau dan satker itu memfasilitasi sosialisasi perumahan yang akan ditawarkan oleh developer sesuai PKS tripartit yang sudah dibuat.
Yang pertama. Kemudian yang kedua, personil yang akan membeli atau personil yang berminat itu difasilitasi juga untuk melihat langsung lokasi perumahan sehingga yang bersangkutan bisa menilai dan memilih rumah yang akan dibeli. Yang ketiga, mungkin personil didampingi untuk melaksanakan verifikasi, verifikasi sertifikat apakah sudah displitsing belum, apakah ee benar adanya, apakah bermasalah atau tidak, itu harus didampingi.
E yang keempat, bagi personil yang berminat tentunya ee harus melaksanakan pengumpulan berkas. ini juga harus diwadahi oleh pejabat personal dan komponen satuan. Ya, yang berikutnya yang kelima, pejabat personel kota dan Balak Pus juga mungkin melaksanakan verifikasi penghasilan si calon debitur atau si prajurit itu sehingga ee tidak akan menyulitkan dan memberatkan prajurit di dalam melaksanakan atau membayar angsuran rumah tersebut.
Yang selanjutnya pejabat personil atau apa? Pejabat personil kota Mabalapus itu ee membuat pengajuan permohonan surat persetujuan ee surat permohonan persetujuan penyaluran kredit atau lebih ee umumnya kita sebutkan SP2KP bagi personil atau calon debitur yang akan mengajukan. Tetapi yang memenuhi syarat ya, yang tidak memenuhi syarat tentunya tidak tidak perlu diajukan.
Selanjutnya setelah SPKD ee sudah sesudah SPK 2 KP diajukan, maka TPP akan menerbitkan SP2 KP tersebut. Setelah SP2KP terbit maka developer baru boleh memulai pembangunan rumah yang sudah dipesan oleh prajurit. tentunya dengan diawasi si prajurit itu sendiri dan staf dari seni masing-masing wilayah.
Karena mungkin kan seni yang akan lebih ngerti ya ee tentang kualitas bangunan, terus ee kebenaran sesuai dengan spek yang sudah dibuat itu seni akan lebih paham. Untuk selanjutnya setelah rumah selesai kemudian diadakan ee pemeriksaan oleh tim yang dibentuk oleh Kodam untuk memeriksa akhir kualitas bangunan, ketepatan bangunan sesuai dengan speknya sebelum dilaksanakan AJB. ini juga tentunya melibatkan personal dari sidang masing-masing.
Bila LPA-nya sudah memenuhi syarat baik legalitas maupun fisik, maka baru dilaksanakan ee akad jual beli dengan buat aktif jual beli di tentunya di hadapan notaris di tiap-tiap wilayah. ini juga perlu pendampingan, perlu pendampingan dari personel kumdam masing-masing ya, sehingga tidak akan ada kesalahan di dalam pembuatan AJB. Setelah AJB jadi baru diadakan serah terima kunci yang disertai dengan BAST.
Apa itu BAST? Berita acara serah terima dari developer kepada prajurit. tentunya ee sambil menerima kunci prajuritnya akan berfoto di depan rumah dengan menunjukkan ee AJB-nya AJB dan PST itu.
Ya, berikutnya PAST sudah ditandatangani, rumah sudah di apa sudah dientukan. Kemudian baru ee si prajurit ee satuan, mohon maaf satuan itu mengajukan kepada TWP untuk ee dibuatkan PK atau perjanjian kredit KPR ini dengan antara si prajurit dengan ee kepala TWP guna menyalurkan fasilitas KPR yang sudah disiapkan. Kalau sudah ada perjanjian itu baru pros ee prajurit ataupun personil yang melaksanakan akad melaksanakan angsuran di bulan berikutnya.
Itu sudah secara rutin itu. Itu nanti akan terpotong sendiri di gajinya. Ya, setelah sertifikat selesai, balik nama ke prajurit, maka sertifikat itu diserahkan kepada TWP sebagai jaminan kredit yang diambil oleh prajurit.
gitu ya. Berarti kalau sudah lunas bisa diambil lagi sertifikat. Kalau sudah lunas nanti sertifikat itu secara otomatis akan dikembalikan ke prajurit.
Selain itu juga prajurit ee memiliki kewajiban menyimpan dokumen baik itu AJB, kemudian IMB-nya, kemudian BAST-nya, maupun perjanjian kredit. Jadi kedua pihak ee menyimpan. TWP menyimpan, prajurit juga menyimpan.
Jadi untuk keamanan semuanya tu. Baik, Bapak. Berarti kan kalau mengingat persyaratannya itu berarti prajurit yang belum menikah juga boleh ngambil KPR ya, Pak?
Boleh, boleh, boleh. Nah, itu itu tadi saya bilang ee salah satu invest yang baik adalah dalam bentuk ee rumah maupun ee lahan. Ya, baik.
Berarti ini bisa dimanfaatkan untuk para prajurit yang belum menikah nih. Katakanlah modal untuk berkeluarga nanti ke depan ya, Bapak. Atau kalau yang sudah yang sudah menikah itu bisa menjadi investasi ke depan.
Karena kan bagaimanapun yang namanya tanah atau rumah itu pasti naik tiap tahunnya, Bapak. Enggak ada turunnya. Enggak ada turunnya.
Baik. Lalu, bagaimana menyikapi adanya perjanjian perikatan baik jual beli rumah atau akad kredit? Ya, ini masih ada juga ee prajurit-prajurit kita yang belum memahami apa itu perjanjian perikatan jual beli.
Mungkin di sini perlu saya sampaikan bahwa perjanjian adalah kesepakatan 12 belah pihak yang memiliki konsekuensi hukum bagi masing-masing pihak yang melaksanakan perjanjian. Ya, setiap perjanjian itu akan menimbulkan hak dan kewajiban. personil yang melakukan perjanjian ini harus memahami isi perjanjian yang akan ditandatangani.
Tentunya di dalam ee menandatangani perjanjian tersebut harus didampingi oleh ee personil-personil dari hukum. Kalau umpamanya di Kodam mungkin anggotanya Kumdam yang mendampingi. Kalau di tingkat Korem mungkin ee personil-personel dari Kumrem yang mendampingi.
Selanjutnya juga prajurit tidak boleh diarahkan ataupun apalagi dipaksakan apalagi diwajibkan. Ini sudah sudah tidak boleh. Jadi semua itu berdasarkan keikhlasan dan kesadaran si prajurit untuk ee melaksanakan penandatanganan perjanjian tersebut.
Berikutnya, setiap personal yang menandatangani perjanjian, dia juga harus menyimpan dokumen yang sudah dia tandatangani sebagai arsip pribadinya dia. Kira-kira seperti itu. Baik, Bapak.
Lalu apa yang dimaksud dengan perjanjian akad jual beli rumah? Perjanjian akad jual beli rumah yaitu perjanjian antara developer selaku penjual rumah dan personil angkatan darat selaku pihak yang membeli rumah. Berarti ada dua pihak ya, itu perjanjian akad jual beli.
Kemudian objek perjanjian dalam AJB itu juga harus harus dicantumkan. baik itu rumahnya, lokasinya itu harus jelas dicantumkan di situ. Luasan lahannya, tipe rumahnya, nomor rumahnya, serta harganya.
Sehingga di AJB itu benar-benar lengkap dan prajurit juga ee bisa melihat bahwa yang dia perjanjikan itu benar adanya. Selanjutnya untuk penandatanganan AJP juga harus di hadapan notaris atau PPAT. sesuai wilayah kerjanya masing-masing.
Berikutnya ee dokumen daripada AJB sebagai dasar peralihan hak atas tanah atau bangunan dari developer kepada personil itu juga harus dia punya dalam arti kata paling tidak dia memegang ee arsifnya ya si prajurit ini tentunya ya. Baik, Bapak. Lalu e kalau dibedakan dengan perjanjian akad kredit, perjanjian kredit atau PKKPR TWPAD.
Kalau itu perjanjian antar TWP selaku pihak kreditur ataupun pihak yang membiayai, pihak yang membayar dengan personil selaku pihak debitur untuk menyalurkan pinjaman KPR, pembelian rumah non dinas oleh personil dari developer. Itu perjanjian antara TWP dengan ee prajurit. Kemudian pagu KPR-nya ini kalau yang lalu-lalu ditentukan ya untuk tahun-tahun bintana 175 perbeda berapa gitu ya.
Kalau sekarang tidak tidak kita patok seperti itu. Jadi ee yang menentukan besarnya kredit itu adalah ee harga rumah didasarkan dengan kemampuan membayar si prajurit setiap bulannya. kita menghitung dari ee TECOMP atau apa penghasilan yang dibawa pulang itu.
Kemudian juga di dalam perjanjian akad kredit dengan TWP dicantumkan juga nilai KPR-nya. Berapa nilai KPR-nya, berapa ee kewajibannya itu juga dicantumkan. Baik, Bapak Patri kan ee untuk em angsurannya itu kan disesuaikan dengan gaji prajuritnya.
Betul. Kalau misalnya si istrinya punya penghasilan juga, itu dilihat dari penghasilan istrinya juga atau hanya suaminya saja, Bapak? Tidak, Pak.
Tidak, Mbak. Ni jadi yang dilihat itu hanya penghasilan si suaminya saja. Heeh.
Jadi, ee maksimal itu sepertiga dari ee penghasilan si suaminya. Jadi kita tidak melihat penghasilan istrinya, tidak. Karena kan yang tercatat di kita itu kan hanya penghasilan si suami saja.
Baik. Lalu kalau kita pengin tahu ee jumlah TWPAD kita selama berdinas itu tahunya dari mana, Bapak? ee kita punya ee aplikasi yang namanya ETWP itu kita bisa membuka di situ.
Di ETWP itu kita kita bisa melihat berapa sih ee uang yang uang kita yang tersimpan di TWP. Berapa sih angsuran yang sudah kita bayarkan? Itu bisa terlihat di itu semua di ETWPAD.
Berarti itu dari mulai ee kita masuk tentara sampai juga saat ini gitu jumlahnya. Iya, betul. Betul.
Oh, baik Bapak ini kan KPR itu kan ada dua ya. Ada KPR TWPAD dan juga KPR bank. Nah, apa kelebihan KPR TWPAD dibanding dengan KPR bank?
I ini akan saya coba bandingkan ya. He. Antara KPR TWPAD dengan KPR bank.
Di sini kita bisa melihat apa untung apa ruginya. Kalau KPR TWPAD itu sudah pasti bunganya lebih rendah dari KPR bank yaitu ee 5%. Ini anuas tetap ini sepanjang sepanjang KPR itu ee berlangsung.
Kemudian kalau KPR TPPAD itu pagunya bisa lebih besar dari pagu KPR FLPP atau subsidi itu bisa lebih besar karena memang kita yang mengatur intern lah yang mengatur. Kemudian berikutnya syarat sebagai debitur ini hanya ditentukan oleh komandan satuan. Jadi tidak ada istilah B King atau SLIK OJK.
Tapi kalau di bank umum itu pasti ada. Berikutnya lagi ee yang menguntungkan prajurit kalau mengambil KPR TPPAD adalah tidak adanya istilah denda keterlambatan. Kalau dia terlambat membayar itu tidak tidak ada istilah dendanya.
Paling kalau terlambat ya paling diperpanjang untuk tenor pelunasannya. Kemudian juga apabila prajurit melunasi ee angsurannya melunasi KPR-nya sebelum waktunya itu prajurit hanya membayar sisa pokoknya saja. Jadi tidak tidak dikenakan bunganya.
Selanjutnya juga KPR TWPAD ini si prajuritnya juga pada saat mengakhiri masa dinas dia akan tetap menerima baltapnya pertanyaannya sesuai dengan ee lamanya dia berdinas. Sedangkan untuk KPR bank yang kita ketahui bersama bahwa suku bunga KPR bank ini komersil sehingga antara 8 sampai dengan 10% cukup tinggi memang. Sedangkan untuk suku bunga yang 5% memang ada juga di bank itu namanya KPR subsidi atau FLPP.
Tapi ada persyaratan-persyaratan yang agak memberatkan seperti contohnya ada persyaratan besaran penghasilan, terus harga rumah, kemudian adanya uang muka yang besarannya sekitar 1%. Kemudian rumah juga harus rumah yang pertama dan wilayah dan ada di wilayah-wilayah yang sudah ditentukan ee oleh bank tersebut. Berikutnya juga kalau KPR bank itu caloncalon debitur itu akan diadakan BI checking.
BI checking ini yang melaksanakan bank atau slip OJK. Ee apa apakah itu kegiatan BI checking? BI checking itu meliputi riwayat hutang dari personil tersebut.
tadi di KPRTWP saya sudah menyampaikan bahwa tidak ada istilah ee denda keterlambatan. Nah, kalau di KPR bank umum ini ada apabila dia terlambat membayar 1 2 bulan, 3 bulan dan berikutnya itu akan dikenakan denda denda keterlambatan. Dan selanjutnya lagi apabila prajurit akan melunasi atau debitur akan melunasi sebelum waktu habis waktu KPR ini akan tetap dikenakan bunga.
Selain pokoknya bunganya juga harus dia bayarkan. Jadi memang memang memang banyak banyak apa banyak perbedaan dan banyak keuntungannya apabila kita menggunakan KPR TBPAD. Baik Bapak.
Tapi ini sebenarnya banyak keuntungannya sih karena sangat memperingan dan juga mempermudah anggota juga. Tadi kan disebutkan juga ada pengecekan by checking ya, Pak ya. Betul.
Itu kalau seandainya dia punya hutang hutang lain tapi dia lancar bayarnya itu apakah diizinkan juga untuk mengambil KPR TWPAD? Kalau untuk KPRTPAD ee dikasih, Mbak, akan diizinkan selama penghasilannya itu ee sepertiga maksimal itu sepertiga dari nilai gajinya itu nilai-nilai KPR-nya. Jadi tidak tidak apa penghasilan itu tidak terlalu sedikitlah ya.
Tapi kalau memang memang kira-kira ee nilai KPR-nya itu lebih dari sepertiga, ini yang yang menjadi pertimbangan kita. Karena yang kita khawatirkan itu nanti di belakang hari akan tidak bisa mengangsur ataupun menyicil ee KPR tersebut. Kalaupun dipaksakan akan berpengaruh terhadap ekonomi keluarganya.
Baik, Bapak. Nah, lalu bagaimana kebijakan pimpinan Teknik Angkatan Darat ini terkait BPTWPAD? Saat ini Bapak Kasa sudah membuat beberapa ee kebijakan yang ee intinya untuk ee menormalkan TWP.
Yang pertama adalah Bapak Kasa sudah membentuk tim yaitu tim pemulihan dan penyelesaian permasalahan KPR TPPAD baik di tingkat pusat, MA besat, maupun sampai ke tingkat kota. sehingga permasalahan-permasalahan yang ada kaitannya dengan prajurit yang berhubungan dengan TWP ini bisa diselesaikan semua. Kalaupun masih ada yang belum selesai, itu masih dalam progres penyelesaian.
Baik bermasalah dengan developer, bermasalah dengan angsuran, sarana prasarana maupun yang lain-lainnya itu akan diselesaikan oleh tim yang dibentuk oleh Bapak Kasar. Itu yang pertama. Kemudian yang kedua adanya penyempurnaan regulasi atau aturan.
Aturan yang lama sudah kita sempurnakan sehingga sekarang kita sudah berlakukan aturan yang baru yaitu Perkasat nomor 2 dan Perkasat nomor 17 tahun 2025. Berikutnya lagi ee pelaksanaan PKS itu kita juga banyak melibatkan ee satuan bawah Kota Mabalapus. Makanya kita kita apa kita kenal dengan istilah PKS Tripartit di mana PKS Tripartit ini melibatkan ee BPTWP kemudian Kotama dan Balakpus serta developer sehingga peran-peran daripada kota Balakpus ini ee akan sangat optimal dan harus dioptimalkan sehingga hasilnya akan lebih efektif.
developer juga bisa terawasi, hasil kerjanya juga bisa maksimal yang tentunya ujung-ujungnya akan menguntungkan si prajurit. Selain itu juga ada kebijakan Bapak Kasat menurunkan suku bunga. Karena suku bunga KPR sebelum-sebelumnya itu 6%, Pak.
Sebelum-sebelumnya 6%. Kalau suku bunga tinggi ini akan berpengasuh berpengaruh terhadap besarnya cicilan KPR. Mulai April 2025 Bapak Kasat menetapkan bahwa bunga KPR hanya 5%.
Ya, dengan ketentuan nilai angsuran tidak melebihi dari sepertiga penghasilan bersih prajurit setiap bulannya. Berikutnya juga ee untuk personil Angkatan Darat ataupun anggota kita yang sudah berdinas 10 tahun ini diizinkan untuk mengambil Batap untuk mengurangi beban KPR besarannya sekitar R juta ya. sehingga akan terasa sekali itu kalau umpamanya harga rumah 175 ditambah pengamalian Baltap 20 juta berarti nilai KPR-nya hanya 155.
Ini tentunya akan berpengaruh terhadap besar cicilan tiap bulannya. Yang saat ini masih dilaksanakan itu yaitu penyempurnaan tata kelola dana TBPAD dengan tertibnya pengelolaan dana TWPAD yang ada di bendahara. ini akan berdampak terhadap penghasilan bunganya.
Bunganya ini akan digunakan untuk sepenuhnya kesejahteraan prajurit. Di antaranya yang tadi sudah saya sampaikan ee kegiatan-kegiatan Persid umpamanya dalam Persid dalam arti kata memperbaiki sekolah-sekolah yang ada di satuan-satuan. kemudian memberikan ee rumah gratis kepada prajurit yang gugur di dalam tugas ataupun yang cacat golongan 2C.
Selain itu juga memperbaiki fasum fasos di perumahan-perumahan angkatan darat. Berikutnya yang kemarin baru saja kita laksanakan adalah ee membuat sumur-sumur air yang di mana satuan-satuan kita masih memerlukan sumber-sumber air. Itu dana dana-dana dari ee pengelolaan dana yang ada di TWP.
Kira-kira gitu, Mbak. Baik, Bapak. Nah, tadi kan dari awal sudah dijelaskan kan bagaimana ee proses pengambilan, lalu juga bagaimana proses ee angsurannya itu sudah dijelaskan secara detail dan juga transparan.
Lalu bagaimana jika pada saat prajurit mengambil rumah ee dan mengalami permasalahan terkait proses ee perumahan TWPAD ini? Ya, kita sudah membuka kontak center. Nah, ini kontak centernya bisa kita lihat.
Kontak center BPTWPAD WhatsApp-nya nomor 08 1298964226 ini bisa menghubungi, akan tetapi ini ee hanya disampaikan secara tertulis. Jadi tidak tidak baun. Silakan kalau ada ee anggota ataupun mungkin Ibu-ibu Persid yang ingin tahu masalah TWPAD bisa menghubungi kontak center ini.
Selanjutnya apabila ada permasalahan yang memerlukan tidak lanjut atau keputusan pimpinan Teknik Kanad Darat maka permasalahan-permasalahan tersebut agar disampaikan secara berjenjang ya. Jadi jangan jangan disampaikan ke mana-mana, sampaikan saja kepada komandan satuannya. Nanti akan disampaikan secara berjenjang dilaporkan kepada Kasat UPS atau langsung kepada kepala BPTWP.
Nanti akan kita tindak lanjuti, akan kita respon semua laporan, semua apa keluhan akan kita respon. Berikutnya lagi laporan tertulis dari Kota Mabalakpus ini akan dijadikan dasar oleh Bapak Kasat untuk apa? Mengambil keputusan guna memperbaiki TWP.
Seluruh personel TN Kant juga dapat berkonsultasi langsung ke kantor TWP. Saat ini kantor TWP sudah ee tidak diselipi lagi, Pak. Ya.
Ya. Ya, Mbak. Ya, sudah pindah.
Ini alamat barunya nih di Jalan Supriadi nomor 2, Jalan Lingkar Luar Selatan di Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Ini sudah di dekat terminal ini. Mudah-mudah untuk mencarinya dan mudah untuk datang ke sana.
Ya, seperti itu. Baik, Bapak. Pertanyaan terakhir nih, Pak.
Iya. Pesan apa yang ingin disampaikan kepada seluruh prajurit Angkatan Darat? Iya.
Ee pesan kami kepada ee seluruh prajurit Angkatan Darat, TWP saat ini sudah dalam kondisi normal. TWP saat ini sudah dalam kondisi sehat. Silakan manfaatkan fasilitas yang ada di TWP.
Tidak usah ragu-ragu dalam memanfaatkannya. Kalaupun ada keluhan ataupun ada permasalahan-permasalahan yang perlu disampaikan, silakan manfaatkan fasilitas yang sudah kita siapkan, baik melalui kontak center maupun datang langsung ataupun mungkin bersurat, tapi tentunya dilaksanakan secara berjenjang karena setiap keluhan dari bawah apapun permasalahannya akan kita selesaikan dan pasti bisa kita selesaikan. Yang paling penting, apapun yang ada di tingkat bawah, BPTWPAD siap untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di prajurit.
Terima kasih. Baik, Bapak. Terima kasih banyak atas pencerahan dan informasinya yang sangat bermanfaat ini.
Dan juga tentunya bagi sahabat Kartika Podcast kalau ada yang masih bingung atau ee ingin ada yang ditanyakan atau juga ingin berkonsultasi lebih lanjut bisa langsung menghubungi ee kontak center dan juga alamat yang setelah tersedia. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak Bapak atas waktu dan telah bincang-bincang hangat di Kartika Podcast TNI Angkatan Darat. Semoga apa yang disampaikan oleh beliau menjadi semangat dan inspirasi untuk kita semua.
Tetap stay tune di KTIK Podcast. [musik] Yeah.