[Musik] perang tarif antara Cina dan Amerika Serikat belum usai terbaru Cina mematok tarif impor terhadap produk AS sebesar 125% pemerintah Cina menaikkan tarif impor terhadap produk-produk Amerika Serikat menjadi 125% pada Jumat 11 April 2025 kenaikan tarif ini sebagai respons atas keputusan Presiden AS Donald Trump yang lebih dulu menaikkan tarif barang-barang dari Cina menjadi 145% hingga kini Cina terus melakukan langkah balasan atas tekanan yang dilakukan oleh Amerika Serikat atas kenaikan tarif ini Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara Cina menyebut barang-barang Amerika Serikat tidak lagi memiliki pasar di Cina mereka juga menegaskan bahwa jika AS terus menaikkan
tarif Beijing tidak akan lagi menanggapi secara diplomatis kementerian Keuangan Cina sebelumnya juga mengecam keras tindakan Amerika Serikat tersebut cina menyebut kebijakan AS sebagai pelanggaran serius terhadap aturan perdagangan internasional dan prinsip ekonomi dasar cina menuding AS melakukan intimidasi dan pemaksaan sepihak yang dapat mengganggu rantai pasokan global dan stabilitas ekonomi [Musik] dunia sementara itu di tengah aksi saling balas tarif dengan Amerika Serikat Presiden Cina Si Jinping dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Asia Tenggara tiga negara Asia Tenggara yang akan dikunjungi si Jinping adalah Vietnam Malaysia dan juga Kamboja kunjungan SI akan berlangsung mulai Senin 14 April 2025 hingga
Jumat 18 April 2025 lawatan ini menjadi langkah strategis Beijing untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga di tengah tekanan dari tarif tinggi yang diberlakukan AS adapun tiga negara Asia Tenggara yang akan dikunjungi tersebut juga terdampak kebijakan tarif Trump yakni Vietnam 46% Kamboja 49% dan Malaysia 24%